Siapa Preman Berkedok Wartawan itu?

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Minggu, 15 Juni 2025 | 20:53 WIB
Iwan Fajar Ketua Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia
Iwan Fajar Ketua Aliansi Kajian Jurnalis Independen Indonesia

Baca Juga: Kinerja Menarik Perhatian Atasan untuk Ramalan Zodiak Sagitarius Senin, 16 Juni 2025

Ada 3 poin penting yang menyebabkan berita itu layak dan patut untuk disebut sebagai berita ugal-ugalan, yakni bernuansa provokatif, tendensius dan menghakimi.

Jadi, seseorang yang mengaku wartawan, apakah sudah kompeten ataupun tidak, ketika menjalani proses jurnalistik dan menghasilkan produk jurnalistik yang ugal-ugalan, bisa kita sebut dengan praktek premanisme yang berkedok wartawan.***

Editor: eddy supriatna

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X