KLIKREAD.COM, Bintan - Praktik pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Km 16 Toapaya, Kabupaten Bintan bikin masyarakat resah.
Hal ini terlihat pada deretan mobil tua dan dump truck yang diduga digunakan untuk melangsir BBM jenis solar bersubsidi.
Baca Juga: Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural, Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima
Kendaraan pelangsir terlihat melakukan pengisian secara berulang sehingga BBM bersubsidi tidak tepat sasaran. Lalu banyaknya kendaraan pelangsir membuat antrian menjadi panjang dan lama.
Salah satu masyarakat Inisal RY (49) mengaku praktik seperti ini sudah dianggap wajar, dan sudah berlangsung lama.
Baca Juga: Jaga Mutu Layanan, KUA Bulang Gelar Evaluasi Kinerja Pegawai Triwulan Kedua
Ia menegaskan, praktik ini sangat merugikan masyarakat kecil seperti sopir angkot, taksi, nelayan dan petani.
"Tentu meresahkan masyarakat, praktik melangsir BBM Solar bersubsidi ini berdampak pada kelangkaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan kepada masyarakat yang berhak," kata RY, Senin Juli 2026.
Baca Juga: Rp21 Miliar Lebih Dana ZIS Disalurkan Bantu Masyarakat, Sekda Batam Berikan Apresiasi
Ia mengungkapkan, kendaraan yang diduga digunakan sebagai pelangsir datang silih berganti ke SPBU sejak pagi hingga siang hari.
"Ini bukan rahasia umum lagi, semua orang tau," jelasnya.
Seraya berita ini dinaikkan, pemilik SPBU hingga saat ii enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Lautan Manusia di Dataran Engku Putri, Wali Kota Batam Larut dalam Kemeriahan Nobar Final Piala Dunia 2026.
Gerakan Ayah Mengantar Anak, Lis Darmansyah: Bentuk Perhatian Nyata bagi Pendidikan Anak
Rp21 Miliar Lebih Dana ZIS Disalurkan Bantu Masyarakat, Sekda Batam Berikan Apresiasi
Jaga Mutu Layanan, KUA Bulang Gelar Evaluasi Kinerja Pegawai Triwulan Kedua
Tahun Ajaran Baru Dimulai, 239 Dapur MBG di Kepri Kembali Operasi Penyaluran Makan Bergizi
Aksi Hangat Polisi Lalu Lintas di Tengah Dinginnya Guyuran Hujan Pekanbaru