KLIKREAD.COM, Jakarta - Peringatan hari Wafatnya Isa Almasih yang diperingati oleh Umat Nasrani disebut juga dengan sebutan Jumat Agung. Dikatakan Jumat Agung karena penyaliban Yesus diyakini terjadi pada hari Jumat, meskipun tanggal penyaliban Yesus tidak diketahui secara pasti.
Umat Nasrani memaknai Jumat Agung sebagai bentuk pengorbanan Yesus untuk menebus dosa umat manusia dan simbol kasih sayang kepada manusia.
Isa Almasih merupakan sosok Nabi yang dibicarakan oleh 3 agama, baik itu agama Yahudi, Nasrani, dan Islam.
Baca Juga: Anda Menikmati Komunikasi yang Menyenangkan untuk Ramalan Zodiak Virgo Sabtu, 19 April 2025
Dalam pandangan umat Yahudi, mereka menolak kerasulan terhadap Isa Almasih karena dianggap Isa Almasih ini anak zina.
Hal ini dikarenakan Maryam sebagai ibu dari Isa yang mengandung tanpa adanya sosok suami.
Sehingga mereka menolak tentang kenabian dan kerasulan daripada Isa Almasih.
Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemko Tanjungpinang Buka Layanan Pengaduan Masyarakat
Dalam pandangan Umat Kristiani meyakini bahwa Isa Almasih sebagai Nabi tetapi juga meyakini Isa Almasih sebagai putranya Allah bahkan sebagai Tuhan itu sendiri.
Maka diperingatilah tentang wafatnya Isa Almasih.
Sementara dalam pandangan Islam, Isa Almasih jelas posisinya sebagai seorang Nabi. Hal ini dijelaskan dalam Q.S. Maryam ayat ke 30 yang artinya, “Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi.”
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Pastikan Pembayaran Tukin Pegawai Tepat Waktu
Ayat ini juga sebagai meluruskan pandangan Yahudi yang mengatakan bahwa Isa sebagai anak zina.
Berkaitan dengan wafatnya Isa Almasih tentu berbeda pandangan antara umat Islam dengan umat Kristiani.
Artikel Terkait
Sufmi Dasco Ahmad dan Elegi Jurnalisme Warung Kopi