Kita akan sampaikan dulu ke Jakarta, ke komisi terkait.
Dan juga nanti akan kita sampaikan juga hasil dari Jakarta ke DPRD Provinsi. Yang memiliki kewenangan adalah DPRD Provinsi," sambung dia.
Herdi tidak menampik jika ia sudah bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi.
Hasil pertemuan tersebut, Herdi menyebut Dedi Mulyadi tetap melarang adanya kegiatan Study Tour.
Baca Juga: Polda Jabar Ungkap 44 Bayi Dijual Sindikat TPPO Jabar, 1 Meninggal di Pontianak
Disinggung aksi yang harusnya digelar pada hari ini di Gedung Sate, Kota Bandung gagal, Herdi mengaku jika aksi ini hanya ditunda untuk mencoba melakukan diplomasi dan dialogis bersama legislatif baik DPR RI ataupun DPRD Jabar.
"Ya, kalau tidak ada sama sekali baru kita akan turun aksi.
Kita meminta kepala daerah, gubernur untuk mengkaji ulang dan juga meminta untuk betul-betul mencermati revisi yang diajukan atau rekomendasi revisi yang diajukan oleh SP3JB," katanya.
Seperti diketahui sebelumnya, SP3JB akan melakukan aksi unjuk rasa untuk memprotes kebijakan Dedi Mulyadi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jabar Nomor 45/PK.03.03/KESRA.***
Artikel Terkait
Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
Saat Nganjang ke Warga Parung Panjang Bogor, Dedi Mulyadi Ungkapkan Kesedihan Rakyat Dijadikan Keset Pengusaha Tambang
Putra Dedi Mulyadi Menikah dengan Wakil Bupati Garut
Sapi hingga Benih Padi Jadi Mas Kawin dari Putra Dedi Mulyadi untuk Putri Karlina
Dedi Mulyadi Santuni Keluarga dan Ucapkan Minta Maaf Atas Tewasnya 3 Orang Akibat Pesta Rakyat Nikahkan Anaknya
Polda Jabar Ungkap 44 Bayi Dijual Sindikat TPPO Jabar, 1 Meninggal di Pontianak
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Perkuat Pertahanan Nasional Demi Menjaga Kedaulatan dan Kekayaan Bangsa
KLH Segel 4 Hotel di Kawasan Puncak Diduga Buang Limbah Cair ke Sungai Ciliwung
Dibawah Pimpinan Gubernur Jabar KDM, Angka Pengangguran dan Kemiskinan Dinilai Masih Buruk
Anak Lisa Mariana Bukan dari Biologis Ridwan Kamil