KLIKREAD.COM, Jabar - Presiden Prabowo Subianto menegaskan menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dijaga dengan baik dan bebas dari praktik penyimpangan.
Untuk itu Presiden mengingatkan kepada seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan Program MBG dengan penuh tanggung jawab.
Sekali lagi Presiden menegaskan program tersebut tidak boleh dijadikan sarana memperkaya diri atau kelompok tertentu.
Baca Juga: Puluhan Ribu Siswa Tak Terima MBG, BGN Bekukan 11 SPPG di Kota Sukabumi
Menurutnya, bahwa program MBG merupakan upaya strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup.
"Masalah makan ini masalah sakral.
Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum, makan itu paling gampang dikorupsi," kata Presiden Prabowo.
Penegasan Prabowo saat iyu pada acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026.
Baca Juga: Sampah Membludak, Pemko Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Pemprov Jabar
Presiden Prabowo menjelaskan program MBG hadir untuk mengatasi persoalan kekurangan gizi yang masih ditemukan di sejumlah daerah.
Presiden menyebut masih terdapat wilayah dengan angka kekurangan gizi anak mencapai lebih dari 20 persen hingga mendekati 30 persen.
Menurut Presiden, kondisi tersebut dapat berdampak pada tumbuh kembang anak dan berisiko memicu stunting.
Karena itu, pemerintah menempatkan program MBG sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Artikel Terkait
KDM Minta Polisi Usut Tunas Kerusuhan May Day 2026 di Tamansari Bandung
Lagi Susun Keputusan, Gubernur Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang
Walikota Bandung Pastikan Sistem Baru dan Batas Dua Ship Sekolah pada SPMB
Tumbuh 5,79 Persen, BPS Sebut Ekonomi Jawa Barat Triwulan I 2026 Lampaui Nasional
Pura-pura Mau Beli Motor, Pelaku Berkedok Test Drive Bawa Kabur Motor Penjual
Sinergi Polres Bersama Pemkab Bogor Segel Tambang Emas Ilegal di Dua Kecamatan
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp750 Juta Bagi yang Nemukan Aman Yani Warganya di Indramayu
Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Prabowo Minta Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Komersial
Sampah Membludak, Pemko Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Pemprov Jabar
Puluhan Ribu Siswa Tak Terima MBG, BGN Bekukan 11 SPPG di Kota Sukabumi