KLIKREAD.COM, Jabar - Akibat musim liburan cukup panjang, sampah di Kota Bandung makin membludak, bahkan Pemerintah Kota (Pemko) Bandung mengajukan permohonan status darurat sampah ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Pengajuan status ini sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
"Jadi kami sedang menunggu ketetapan dari pemerintah provinsi mengenai ketetapan Bandung dalam keadaan darurat sampah.
Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah darurat dalam hal kebijakan," ujar Walikota Bandung, Muhammd Farhan, di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Senin, 1 Juni 2026.
Dikatakannya, selama musim liburan pada akhir Mei, mulai libur Lebaran sampai long weekend berturut-turut memberikan beban terhadap daya dukung lingkungan di Kota Bandung yang luar biasa beratnya.
Persoalan sampah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Kota Bandung.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pak gubernur yang telah turun tangan langsung membantu kita untuk membuka kuota pengangkutan sampah ke Sarimukti.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp750 Juta Bagi yang Nemukan Aman Yani Warganya di Indramayu
Karena bagaimana pun juga yang punya kewenangan untuk menambah kuota dan membuka pintu Sarimukti untuk pembuangan sampah atau pengolahan di tempat akhir itu hanyalah Gubernur Jawa Barat," jelasnya.
Diakuinya, Kota Bandung tidak memiliki TPA, namun Pemkot Bandung pun terus berupaya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah melalui berbagai fasilitas pengolahan yang ada.
Namun demikian, residu hasil pengolahan tetap membutuhkan lokasi pembuangan akhir yang memadai.
Baca Juga: Sinergi Polres Bersama Pemkab Bogor Segel Tambang Emas Ilegal di Dua Kecamatan
“Kami bisa melakukan pengolahan semaksimal mungkin.
Artikel Terkait
Hanya Mengintegrasikan dengan Lapangan Gasibu, Dedi Mulyadi Tegaskan Gedung Sate Tak Dirombak
Buntut Kericuhan di Tamansari Bandung, Polisi Tetapkan 6 Pelajar Jadi Tersangka
KDM Minta Polisi Usut Tunas Kerusuhan May Day 2026 di Tamansari Bandung
Lagi Susun Keputusan, Gubernur Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang
Walikota Bandung Pastikan Sistem Baru dan Batas Dua Ship Sekolah pada SPMB
Tumbuh 5,79 Persen, BPS Sebut Ekonomi Jawa Barat Triwulan I 2026 Lampaui Nasional
Pura-pura Mau Beli Motor, Pelaku Berkedok Test Drive Bawa Kabur Motor Penjual
Sinergi Polres Bersama Pemkab Bogor Segel Tambang Emas Ilegal di Dua Kecamatan
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp750 Juta Bagi yang Nemukan Aman Yani Warganya di Indramayu
Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Prabowo Minta Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Komersial