Komentar Guru di Instagram Direspons, Wapres Gibran Langsung Tinjau SDN 016 Serusa Rokan Hilir

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:11 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan Hilir, Riau. (Photo Ist)
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan Hilir, Riau. (Photo Ist)

KLIKREAD.COM, Rokan Hilir – Keluhan yang disampaikan lewat kolom komentar media sosial ternyata diseriusi hingga turun langsung ke lokasi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menindaklanjuti aduan seorang guru mengenai kondisi sekolahnya dengan berkunjung ke SDN 016 Serusa Parit Aman, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat 17 Juli 2026.

Awalnya, guru di sekolah tersebut, Desi Pradipta, menyampaikan kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak pakai melalui kolom komentar di salah satu unggahan akun Instagram milik Wapres.

Tanpa disangka, aspirasi itu langsung mendapat tanggapan nyata.

 Baca Juga: Sidang di Mal Pelayanan Publik Tanjungpinang, Warga Tak Perlu Lagi Berkeliling Urus Dokumen

“Saya berkomentar di Instagram Bapak agar berkenan datang ke sekolah kami, dan alhamdulillah Bapak benar-benar hadir hari ini,” ungkap Desi seusai kunjungan, seperti dikutip dari keterangan Sekretariat Wakil Presiden, Sabtu (

18 Juli 2026.

Kedatangan Gibran membawa harapan besar bagi Desi dan ratusan murid di sana. Kondisi sekolah saat ini sangat memprihatinkan atap, plafon, dinding, hingga pintu sudah rusak parah.

Halaman sekolah berlubang - lubang, berawa, dan belum memiliki pagar pembatas.

“Harapan kami sederhana, semoga sekolah ini segera diperbaiki agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih baik dan nyaman bagi anak-anak,” tambahnya.

Baca Juga: Peringati Harkopnas ke-79, Wali Kota Lis Tegaskan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan 

Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga menyempatkan berdialog langsung dengan para orang tua murid.

Salah satunya Muhari Siregar mengungkapkan Gibran telah berjanji akan membantu merehabilitasi total bangunan sekolah yang kondisinya sudah miring dan rapuh, sehingga tidak layak lagi digunakan untuk kegiatan belajar maupun upacara.

Bukan hanya soal pendidikan, Gibran pun membuka ruang bagi warga yang bekerja sebagai petani dan nelayan untuk menyampaikan kesulitan mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X