KLIKREAD.COM, Jabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alis KDM menilai meski telah berusia 80 tahun kemerdekaan Indonesia, namun sejauh ini masih belum terwujudnya keadilan dan kemakmuran.
"Indonesia sudah delapan puluh tahun merdeka, keadilan dan kemakmurannya belum terwujud," ujar Dedi dikutip dari tayangan video Humas IPDN.
Menurut Dedi, persoalan tersebut berakar pada tata kelola pemerintahan yang lebih mengutamakan kepuasan administrasi dibandingkan kepuasan masyarakat.
Baca Juga: Turut Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp 65,1 M, KDM Imbau Pedagang Tak Menjual Rokok Ilegal
Dedi mengkritik pola pikir birokrasi yang dinilainya lebih banyak membahas tunjangan kinerja (tukin) dibandingkan cita-cita besar untuk memajukan bangsa.
"Hampir tidak ada idealisme tentang cita-cita besar.
Yang dibicarakan dalam diskusi bukan bagaimana membangun bangsa ke depan, tetapi soal tukin," ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Jabar Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Wanita Korban Penyekapan di Bandung
Menurutnya, orientasi yang berlebihan terhadap tunjangan kinerja telah memicu degradasi birokrasi.***
Artikel Terkait
Sinergi Polres Bersama Pemkab Bogor Segel Tambang Emas Ilegal di Dua Kecamatan
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp750 Juta Bagi yang Nemukan Aman Yani Warganya di Indramayu
Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Prabowo Minta Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Penerbangan Komersial
Sampah Membludak, Pemko Bandung Ajukan Status Darurat Sampah ke Pemprov Jabar
Puluhan Ribu Siswa Tak Terima MBG, BGN Bekukan 11 SPPG di Kota Sukabumi
Ingatkan Mitra SPPG, Presiden Prabowo Tegaskan MBG harus Dijaga Bebas Praktik Peyimpangan
Lawan Gugatan PLK di PTUN Jakarta, KDM Sebut Komitmen Penuh Jaga Setiap Jengkal Aset Milik Negara
KDM Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Bandung, Jika Menang Lagi Tahun Depan Bonus Jadi Rp2 Miliar
Gubernur Jabar Jamin Seluruh Biaya Pengobatan Wanita Korban Penyekapan di Bandung
Turut Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp 65,1 M, KDM Imbau Pedagang Tak Menjual Rokok Ilegal