Dibawah Pimpinan Gubernur Jabar KDM, Angka Pengangguran dan Kemiskinan Dinilai Masih Buruk

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:36 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi./net
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi./net

KLIKREAD.COM, Jabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM sukses meningkatkan pembangunan di daerah Jawa Barat.

Namun berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada 1-5 Juli 2025 menunjukkan penyediaan lapangan kerja dan angka kemiskinan masih buruk.

Survai menunjukan ketersediaan lapangan pekerjaan sebanyak 57,6 persen responden menilai buruk, dan 7,3 persen menilai sangat buruk.

Baca Juga: KLH Segel 4 Hotel di Kawasan Puncak Diduga Buang Limbah Cair ke Sungai Ciliwung

Sedangkan 33,4 persen responden menyatakan baik hingga sangat baik.

Sejalan dengan temuan tersebut, sebanyak 67,2 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah dalam mengurangi pengangguran.

Lalu, 60,4 persen tidak puas dengan upaya mengatasi kemiskinan, dan 48,8 persen tidak puas terhadap kinerja pemberian bantuan langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Perkuat Pertahanan Nasional Demi Menjaga Kedaulatan dan Kekayaan Bangsa

Pada saat yang sama, mayoritas responden juga menyatakan bahwa persoalan paling mendesak yang harus diselesaikan KDM adalah minimnya lapangan pekerjaan di angka 44,8 persen.

Lalu, disusul persoalan infrastruktur jalan (30,8 persen) dan masalah ekonomi dan harga bahan pokok di angka 27,9 persen.

Meski begitu, secara umum hasil survei ini menunjukkan tingkat kepuasan tinggi atas kinerja KDM.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Santuni Keluarga dan Ucapkan Minta Maaf Atas Tewasnya 3 Orang Akibat Pesta Rakyat Nikahkan Anaknya

Pada dimensi kepuasan terhadap kinerja, mayoritas responden puas dan sangat puas pada kinerja KDM dengan hampir setengah yakni 47,9 persen memilih kategori sangat puas dan 49,3 menyatakan puas.

Survei tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 83,4 persen responden puas hingga sangat puas terhadap penyediaan air bersih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X