KLIKREAD.COM, Jabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kesedihannya dengan nasib warga Parung Panjang selama bertahun-tahun nyaris tak pernah dipikirkan oleh pemerintah secara serius.
Pada masa pemerintahannya, pria yang kerap disebut'Bapak Aing' itu berjanji akan memperhatikan daerah yang berbatasan dengan Tangerang tersebut.
"Saya nangis rakyatku jadi keset kalian semua," ujar Dedi Mulyadi ditujukan kepada para pengusaha tambang.
Baca Juga: Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
Saat itu Dedi Mulyadi menggelar acara Nganjang ke Warga Parung Panjang Bogor digelar di lapangan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, tadi malam, Sabtu 12 Juli 2025.
Menurut Dedi, jalanan di Parung Panjang rusak akibat ulah para pengusaha tambang.
Kecelakaan juga kerap terjadi dimana banyak orang terlindas truk tambang dan dibiarkan selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Aja Idul Adha Dijadikan Tak Sekedar Momen Menyembelih Hewan Tapi Memotong Ego
Tak hanya itu, masyarakat Parung Panjang dan sekitarnya juga menjadi korban.
Mereka mengalami permasalahan pernapasan akibat debu pasir di truk tambang beterbangan.
"Kalian kaya dari sini, sementara rakyatku menderita.
Aku tidak rela rakyatku kelindes truk, aku tidak rela rakyatku kena penyakit pernapasan," ungkap Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 19 Orang
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi memastikan tanah untuk jalur tambang akan segera dibebaskan oleh pemerintah Kabupaten Bogor.
Artikel Terkait
Saat Lagi 'Nganjang Ka Rakyat', Dedi Mulyadi Marah Besar di Subang Warga Bawa Spanduk Persikas
Update Musibah Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 Orang Meninggal Dunia
Dedi Mulyadi Cabut Izin dan Penutupan Permanen Tanah Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon
Sekolah Rakyat Juga Bakal Berdayakan Ekonomi Orang Tua Siswa
Terkait Insiden Longsor Tambang Galian C di Gunung Kuda, Polda Jabar Tindak Lanjuti Pencabutan IUP Tiga Perusahan Tambang
Pentingnya Edukasi Pencegahan Kekerasan Sejak Dini di Lingkungan Sekolah Dasar
Korban Meninggal Akibat Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 19 Orang
Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Jam Sekolah Mulai Lebih Pagi dan Hanya Sampai Jumat
Dedi Mulyadi Aja Idul Adha Dijadikan Tak Sekedar Momen Menyembelih Hewan Tapi Memotong Ego
Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi