KLIKREAD.COM, Jabar - Masyarakat Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dihebohkan dengan kabar longsornya area tambang galian C Gunung Kuda.
Dalam keterangannya Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni. Mengatakan akibat kejadian longsornya tambang Gunung Kuda tersebut, hingga saat ini tercatat ada 14 orang korban yang ditemukan dan dalam kondisi meninggal dunia.
"Sebanyak 14 orang sudah dievakuasi, teridentifikasi, dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing," ungkap Kombes Pol Sumarni.
Baca Juga: Prabowo Dorong Lompatan Besar: Stok Beras Tembus 4 Juta Ton, Petani Untung Besar
Hingga saat ini tim gabungan BPBD, TNI dan Polri masih melajukan upaya proses evakuasi pencarian sejumlah korban yang diduga masih tertimbun di area tambang galian C Gunung Kuda.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan. Menerima laporan adanya delapan orang yang dikabarkan hilang atau belum ditemukan terkait kejadian tersebut.
Kami mengidentifikasi kembali data yang masuk, karena sebelumnya ada delapan yang dikabarkan hilang," kata Agus, 31 Mei 2025.
Baca Juga: Di Borobudur bersama Macron, Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Toleransi dan Budaya
Menurutnya, pihak pemerintah daerah saat ini telah menetapkan bencana tersebut dalam status tanggap darurat guna memperlancar proses penanganan.
Adapun masa tanggap darurat tersebut berlaku selama tujuh hari ke depan, terhitung sejak 30 Mei 2025 waktu terjadinya musibah longsor di tambang galian C Gunung Kuda Cirebon.***
Artikel Terkait
Tinjau Lokasi Longsor Bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Menko PMK Muhadjir Effendy Sebut Perlu Ada Relokasi
Berhasil Ditemukan, Berikut Daftar Nama Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto
11 Kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten Dilanda Banjir dan Longsor, Ribuan Rumah Terendam
LAPBAS Indonesia DPD Provinsi Banten Memberikan Bansos Kepada Korban Banjir dan Longsor di Lebak Banten
BREAKING NEWS! Sejumlah Wilayah di Sumatera Barat Dilanda Tanah Longsor dan Banjir, Dua Orang Tewas
BREAKING NEWS! Longsor Jembatan Cikereteg Makin Melebar, Jalur Ciawi-Sukabumi Resmi Ditutup Total
Diduga Tambang Pasir Ilegal di Bintan Viral, Polisi Tinjau Lokasi