Korban Meninggal Akibat Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 19 Orang

photo author
Dodi Budiana, Klik Read
- Minggu, 1 Juni 2025 | 21:35 WIB
Upaya evakuasi korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon (Instagram)
Upaya evakuasi korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon (Instagram)

KLIKREAD.COM, Jabar - Jumlah korban meninggal dunia akibat longsor di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, kembali bertambah.

Tercatat hingga Minggu 1 Januari 2025, korban meninggal dunia akibat longsor di area tambang Gubung Kuda mencapai 19 orang.

Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan sejumlah relawan.

Baca Juga: Bunuh Diri karena Putus Cinta, Adalah Umat Muslim Krisis Aqidah

Komandan Korem 063/SGJ Cirebon, Kolonel Inf Hista Soleh. Dalam keterangannya menjelaskan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban dimulai pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB sesuai asesmen di lapangan.

Menurutnya, upaya pencarian korban semula dilakukan di dua titik, namun difokuskan ke titik barat atau worksheet A akibat longsor susulan di wilayah timur atau worksheet B.

Hista menjelaskan proses evakuasi dihentikan sementara usai terjadinya longsor susulan beberapa kali pada pukul 13.00 WIB siang, yang terjadi di sektor bagian timur.

Baca Juga: Malas Baca Al Quran, Mungkin Karena Sudah Nyaman dengan Nyanyian

"Kami memutuskan menghentikan sementara kegiatan di lapangan sambil menunggu asesmen lanjutan serta kedatangan alat pemantau tanah untuk memonitor potensi longsor susulan," tuturnya.

Pihaknya berjanji akan memaksimalkan upaya pencarian korban setelahnya alat pemantau datang, untuk dapat segera menemukan korban lainnya.

"Kami akan memaksimalkan pencarian setelah alat pemantau tiba, mudah-mudahan enam korban yang belum ditemukan bisa segera kami evakuasi," imbuhnya.

Baca Juga: Pentingnya Edukasi Pencegahan Kekerasan Sejak Dini di Lingkungan Sekolah Dasar

Berdasarkan data dari BPBD Jabar, mayoritas korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon adalah para buruh yang ikut dalam aktivitas penambangan di kawasan tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dodi Budiana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X