KLIKREAD.COM, Jabar - Kepala Polda Jawa Barat (Jabar), Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, mengatakan pihaknya sedang mendalami dugaan kelalaian dalam insiden longsor tambang galian C di Gunung Kuda, Cirebon.
Peristiwa itu mengakibatkan belasan korban jiwa.
Penyelidikan insiden longsor tersebut, kata Rudi Setiawan, untuk menindaklanjuti pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh gubernur.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Juga Bakal Berdayakan Ekonomi Orang Tua Siswa
Hal ini terhadap tiga perusahaan pengelola tambang di kawasan tersebut.
Proses penyelidikan telah berjalan sejak sehari setelah peristiwa terjadi.
”Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap penyebab kecelakaan tambang yang diduga dipicu metode penambangan tidak sesuai prosedur.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Cabut Izin dan Penutupan Permanen Tanah Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon
Kami mendapat informasi ada kekeliruan dalam metode penambangan,” ujar Rudi Setiawan seperti dilansir dari Antara.
Dia menegaskan, jika terbukti terjadi kelalaian dalam penerapan standar operasional keselamatan, proses hukum akan dilanjutkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam kasus ini, kata Kapolda, ada beberapa undang-undang yang diterapkan.
Baca Juga: Update Musibah Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 Orang Meninggal Dunia
Yakni undang-undang terkait pertambangan, keselamatan kerja, lingkungan hidup, serta pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.
”Kami akan melakukan penindakan,” ujar Rudi Setiawan.
Artikel Terkait
Rayakan Persib Juara, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Hingga Naik di Atas Mobil
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Janjikan Rp 1 Miliar untuk Persib dari Kantong Pribadinya
Geram dengan Ulah Oknum Suporter yang Merusak Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Singgung Barak Militer
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Jam Malam Bagi Pelajar
Dicap Pemimpin 'One Man Show', Begini Respon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Mengaku 2 Kali Dapat Kiriman Ular Kobra di Gerbang Rumahnya
Saat Lagi 'Nganjang Ka Rakyat', Dedi Mulyadi Marah Besar di Subang Warga Bawa Spanduk Persikas
Update Musibah Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 Orang Meninggal Dunia
Dedi Mulyadi Cabut Izin dan Penutupan Permanen Tanah Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon
Sekolah Rakyat Juga Bakal Berdayakan Ekonomi Orang Tua Siswa