Polda Jabar Ungkap 44 Bayi Dijual Sindikat TPPO Jabar, 1 Meninggal di Pontianak

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 18:58 WIB
Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar saat mengungkap sindikat perdagangan bayi dari Indonesia ke Singapura./net
Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar saat mengungkap sindikat perdagangan bayi dari Indonesia ke Singapura./net

KLIKREAD, Jabar - Polda Jawa Barat (Jabar) mengungkap total 44 bayi telah dijual oleh sindikat perdagangan orang yang beberapa waktu lalu sebagian jaringannya berhasil dibongkar.

Sindikat ini banyak menjual bayi-bayi ke Singapura dan sejumlah kota di Indonesia.

Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Suwarawan berkata polisi masih terus melakukan pendalaman penyidikan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Santuni Keluarga dan Ucapkan Minta Maaf Atas Tewasnya 3 Orang Akibat Pesta Rakyat Nikahkan Anaknya

"Hari ini total 44 bayi (yang menjadi korban) dan kemungkinan akan bertambah," terang Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol saat dihubungi, Kamis 7 Agustus 2025.

Surawan mengatakan dari 44 bayi tersebut, 27 dijual di pasar internasional dan 1 meninggal dunia karena sakit di Pontianak.

Sementara 17 bayi lainnya dijual secara di dalam negeri.

Baca Juga: Sapi hingga Benih Padi Jadi Mas Kawin dari Putra Dedi Mulyadi untuk Putri Karlina

Dari 44 bayi tersebut, yang berhasil diselamatkan polisi tercatat delapan bayi.

Saat ini delapan bayi tersebut dititipkan di sebuah panti di Kota Bandung.

"Kita masih akan terus dalami keterangan para tersangka," katanya.

Baca Juga: Putra Dedi Mulyadi Menikah dengan Wakil Bupati Garut

Sindikat perdagangan bayi ini berhasil dibongkar Polda Jabar dan diumumkan pada 14 Juli.

Banyak dari bayi-bayi korban dijual ke Singapura, namun tak sedikit dijual di dalam negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X