Selama proses penyidikan, Polda Jabar telah menetapkan 20 tersangka dan 6 orang buron.
Surawan mengatakan polisi masih mendalami jaringan internasional penjualan bayi tersebut.
Sementara untuk jaringan lokal, baru diketahui bayi-bayi yang dijual tersebut berasal dari Jabar dan luar Jabar.
Harga untuk bayi yang dijual di dalam negeri lebih murah dibanding penjualan ke Singapura.
Baca Juga: Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
"Untuk yang adopsi di lokal itu berkisar antara 10-15 juta rupiah," katanya, beberapa waktu lalu.***
Artikel Terkait
Terkait Insiden Longsor Tambang Galian C di Gunung Kuda, Polda Jabar Tindak Lanjuti Pencabutan IUP Tiga Perusahan Tambang
Pentingnya Edukasi Pencegahan Kekerasan Sejak Dini di Lingkungan Sekolah Dasar
Korban Meninggal Akibat Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 19 Orang
Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Jam Sekolah Mulai Lebih Pagi dan Hanya Sampai Jumat
Dedi Mulyadi Aja Idul Adha Dijadikan Tak Sekedar Momen Menyembelih Hewan Tapi Memotong Ego
Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
Saat Nganjang ke Warga Parung Panjang Bogor, Dedi Mulyadi Ungkapkan Kesedihan Rakyat Dijadikan Keset Pengusaha Tambang
Putra Dedi Mulyadi Menikah dengan Wakil Bupati Garut
Sapi hingga Benih Padi Jadi Mas Kawin dari Putra Dedi Mulyadi untuk Putri Karlina
Dedi Mulyadi Santuni Keluarga dan Ucapkan Minta Maaf Atas Tewasnya 3 Orang Akibat Pesta Rakyat Nikahkan Anaknya