Penutupan Festival
Acara ditutup pada Minggu dengan suasana meriah, diawali dengan senam pagi bersama dan pembagian doorprize yang membuat masyarakat semakin antusias.
Agriculture Festival Punggung Kasiak 2025 menjadi bukti bahwa gerakan budaya dan pertanian dapat menjadi penguat identitas nagari serta membuka peluang besar bagi kemajuan masyarakat.
Semangat kolaboratif masyarakat dan para pemangku kepentingan membuat festival ini tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna. ***
Artikel Terkait
MAKAN BAJAMBA:TRADISI KOLEKTIF DALAM BUDAYA MINANGKABAU
Hukum Progresif, Harapan Mengurai Sesak Lapas
Siapa Preman Berkedok Wartawan itu?
Upaya Menyempurnakan Evaluasi Pembelajaran
Saatnya Kopi dan Alas Kaki Kita Menembus Eropa
FENOMENA TURISMOFOBIA
MELANGGAR KONSTITUSI: PEMERINTAH KOTA BATAM BIARKAN WARGA MATI DI JALAN RAYA
MAHKAMAH dI MEDIA SOSIAL: Saat Kebijakan Publik Berlagak “Cek Ombak”
Kewarganegaraan Global Indonesia: Terobosan Imigrasi dalam Menanggapi Kewarganegaraan Ganda
Desentralisasi yang Tertunda: Mengapa Jemaja Belum Merasakan Pemerataan Layanan Publik?