Perempuan Sebagai Poros: Sistem Matrilineal dalam Adat Minangkabau

photo author
Eddy Supriatna, Klik Read
- Selasa, 27 Mei 2025 | 12:55 WIB
Putri Agustiono
Putri Agustiono

Baca Juga: Pesona Alam Pesawahan Nan Indah dan Menyegarkan di Tegalalang Rice Terrace Pulau Bali

Di tengah dunia yang masih berjuang mencari keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan, sistem matrilineal Minangkabau menawarkan pelajaran penting bahwa kekuatan sejati bisa lahir dari kasih sayang; bahwa stabilitas bisa dibangun dari kelembutan; dan bahwa perempuan, sejak dahulu, telah menjadi akar dari kehidupan yang berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eddy Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X