KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mempertanyakan kekayaan menteri lainnya.
Padahal menurut dia, seluruh menteri dalam kabinet memiliki besaran gaji yang sama alis merata.
Ia mengaku heran, sebagian pejabat negara yang memiliki simpanan belasan hingga puluhan miliar rupiah.
Baca Juga: Wajar Bila Kasus Ijazah Palsu Makin Berlarut, karena Jokowi Tak Menunjukan Ijazah Miliknya
Terutama jika kenaikan kekayaan itu terjadi setelah seseorang menjadi pejabat negara.
Hal tersebut disampaikan Menteri HAM di Channel Akbar Faizal Uncensored yang ditayangkan pada Jumat, 14 November 2025.
Ia juga menekankan, bahwa standar gaji menteri bersifat seragam tanpa memandang besar kecilnya anggaran kementerian yang mereka pimpin.
Baca Juga: KPK Duga Kasus Proyek Whoosh Terdapat Tanah Negara Dijual ke Negara
Tidak Ada Perbedaan Gaji Meski Anggaran Kementerian Berbeda.
"Jadi kalau hari ini ada menteri yang simpanannya lebih dari sekian belasan milyar puluhan milyar, harus diragukan," ujar Pigai.
Pigai menambahkan bahwa dirinya memimpin kementerian dengan anggaran yang besar, namun hal itu tidak membuat gajinya berbeda dari menteri lain.
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Perlu Diselidiki
Menurutnya, tidak logis jika ada pejabat negara tiba-tiba memiliki lonjakan simpanan selama menjabat, mengingat pendapatan mereka adalah standar.
"Saya menteri di kementerian HAM, kebetulan anggarannya lebih banyak," kata Pigai.
Artikel Terkait
15 Siswa SMP di Surabaya Positif Narkoba Hasil Tes Urine BNNP Jatim
Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu Melainkan BI
Ahmad Sahroni Bongkar Rumah yang Dijarah Diratakan dengan Tanah
Plafon Kredit Rp3 Miliar, Kemenkop Tegaskan Kopdes Tak Terima Dana Tunai, Melainkan Bentuk Barang
Bantu Misi Perdamaian, Presiden RI Prabowo Siapkan 20.000 Prajurit Kirim ke Gaza
Roy Suryo CS Diperiksa 9 Jam Ajukan 2 Ahli dan 3 Saksi Meringankan
Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Mahfud MD Tegaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Perlu Diselidiki
KPK Duga Kasus Proyek Whoosh Terdapat Tanah Negara Dijual ke Negara
Wajar Bila Kasus Ijazah Palsu Makin Berlarut, karena Jokowi Tak Menunjukan Ijazah Miliknya