KLIKREAD.COM, Jakarta - Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem nonaktif Ahmad Sahroni merobohkan rumahnya di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang kena jarah pada Agustus 2025 lalu.
Dilansir dari detik.com, Jumat 14 November 2025, ekskavator menghancurkan bagian depan rumah Sahroni.
Puing-puing berserakan selama proses pengerjaan.
Baca Juga: Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu Melainkan BI
Rumah tersebut akan diratakan dengan tanah.
Sahroni sempat menggelar pengajian bersama warga sekitar sembari menceritakan momen penjarahan yang dialaminya sebelum merobohkan rumah tersebut.
Rumah Sahroni merupakan salah satu sasaran massa penjarah pada akhir Agustus lalu.
Massa tak dikenal merusak dan menjarah rumah Sahroni, mengambil barang-barang milik Bendahara Umum Partai NasDem itu.
Baca Juga: 15 Siswa SMP di Surabaya Positif Narkoba Hasil Tes Urine BNNP Jatim
Sahroni, saat kejadian penjarahan, berada di rumah tersebut.
Dia bersembunyi di lantai atas rumahnya.
Sahroni juga sempat berpapasan dengan penjarah ketika berada di kamar mandi lantai atas.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Popok Bayi dan Tisu Basah Tidak Dikenakan Cukai
Dari informasi yang diterima, Sahroni akan membangun ulang rumahnya di tanah yang sama.
Artikel Terkait
Kemenkes akan Ubah Rujukan ke Rumah Sakit Tidak Lagi Berjenjang, Melainkan Berbasis Kompetensi
MK Putusankan, Anggota Polisi Aktif Harus Mundur saat Duduki Jabatan Sipil
Dapat Perlakuan Baik, Ammar Zoni di Nusakambangan Lebih Banyak Beribadah
Viral di Medsos Anggota Polisi Pukul Dua Siswa SPN di Polda NTT
Menkeu Purbaya akan Rekrut 300 lulusan SMA jadi PNS di Lingkungan Kemenkeu
Jangan Sembarang Parkir di Depan Rumah Orang Bisa Dipidana 18 Bulan Penjara dan Denda Rp1,5 Miliar
Meski Tak Setuju, Menkeu Purbaya Siap Ikuti Arahan Presiden Terkait Skema Penyelesaian Utang Whoosh
Menkeu Purbaya Tegaskan Popok Bayi dan Tisu Basah Tidak Dikenakan Cukai
15 Siswa SMP di Surabaya Positif Narkoba Hasil Tes Urine BNNP Jatim
Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu Melainkan BI