Mahfud MD Tegaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Perlu Diselidiki

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 15 November 2025 | 18:44 WIB
Ilustrasi.Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh./net
Ilustrasi.Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh./net

 

KLIKRE AD.COM, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh perlu diselidiki.

Begitu pula terkait hutang Whoosh, negara wajib membayar.

Hal ini dikarenakan kata Mahfud MD, transaksi proyek Whoosh dilaksanakan sesuai aturan undang-undang.

Baca Juga: Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo

"Pemerintah melalui skema apa pun memang harus membayar biaya proyek Whoosh dengan China.

Sebab kontrak yang dibuat secara sah berlaku sebagai UU," dikutip dari laman akun X @mohmahfudmd, Sabtu 15 November 2025.

Namun, dia tetap mengingatkan bila dugaan korupsi proyek ini tetap harus berjalan.

Meskipun utang Whoosh bisa diselesaikan, bukan berarti dugaan korupsi dari proyek tersebut dihilangkan.

Baca Juga: Roy Suryo CS Diperiksa 9 Jam Ajukan 2 Ahli dan 3 Saksi Meringankan

"Dugaan korupsinya harus tetap diselidiki.

Memenuhi kewajiban bayar bukan berarti menghapus korupsinya.

Bagus juga, KPK ternyata tetap bergerak," tuturnya.

Kini setelah adanya kepastian bahwa utang Whoosh akan ditangani langsung Presiden Prabowo Subianto, Mahfud meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tak pusing lagi memikirkan polemik ini.

Baca Juga: Bantu Misi Perdamaian, Presiden RI Prabowo Siapkan 20.000 Prajurit Kirim ke Gaza

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X