Secara ekonomi, manfaat KGI tak kalah signifikan; kebijakan ini diharapkan mendorong peningkatan investasi asing langsung (FDI) melalui kemudahan layanan, seperti proses aplikasi online terintegrasi yang menggantikan visa terbatas, ITAS, dan ITAP.
Dengan menarik talenta global yang memiliki afiliasi yang kuat, Indonesia dapat memperkaya sumber daya manusia di sektor teknologi, pariwisata, dan perdagangan, yang pada akhirnya dapat berkontribusi langsung pada pertumbuhan PDB serta memposisikan Indonesia sebagai pusat destinasi yang kompetitif di Asia Tenggara.
Terobosan KGI terletak pada desainnya yang inovatif sebagai alternatif kewarganegaraan ganda, sehingga memungkinkan WNA untuk tinggal tanpa batas waktu tanpa harus mengubah status kewarganegaraan asal atau melanggar aturan negara lain.
Kebijakan ini secara resmi telah diluncurkan oleh Bapak Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
“KGI adalah solusi untuk menjawab kebijakan kewarganegaraan ganda dengan hak tinggal luas bagi WNA yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia, tanpa mengubah status kewarganegaraan dan tanpa melanggar aturan negara lain.” ujarnya.
Berbeda dengan kewarganegaraan ganda yang berpotensi menimbulkan konflik loyalitas, KGI menjaga integritas hukum Indonesia sambil membuka pintu bagi diaspora.
Baca Juga: Ajang GJAW 2025, Kesuksesan besar JAECOO J5 EV Pemesanan Capai 6.000 Unit Lebih
Sebagai studi perbandingan, keberhasilan Overseas Citizenship of India (OCI) menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi Indonesia.
OCI yang diperkenalkan sejak 2005 telah memberikan hak residensi seumur hidup bagi keturunan India tanpa kewarganegaraan penuh, dan telah menarik lebih dari 4 juta pendaftar hingga tahun 2023 serta berkontribusi langsung pada remitansi tahunan yang mencapai US$100 miliar di India.
Sementara di Negara Portugal, program Golden Visa yang telah dirilis sejak 2012 telah berhasil mengumpulkan investasi lebih dari €7 miliar serta mendorong pertumbuhan sektor properti dan pariwisata.
Baca Juga: Meski Pendatang Baru, Motor Listrik Tyranno Berhasil Sabet The Best Low Electric Motorcycle 2025
Kisah sukses ini merupakan bukti nyata, bahwa model serupa dapat merevitalisasi ekonomi tanpa mengancam identitas nasional, dan KGI berpotensi mereplikasi dampak positif tersebut di Indonesia.
Untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan, KGI menetapkan syarat dan kewajiban yang jelas guna menjaga keseimbangan antara inklusivitas dan akuntabilitas.
Syarat utamanya mencakup; status sebagai mantan warga negara Indonesia, keturunan hingga derajat kedua (cucu dari WNI/mantan WNI), pasangan warga negara Indonesia, atau pihak dalam perkawinan campur antara warga Indonesia dan WNA.