Godok Obuih Makanan Khas Nagari Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung

photo author
Eddy Supriatna, Klik Read
- Kamis, 29 Mei 2025 | 19:39 WIB
Godok Obuih Makanan Khas Nagari Lubuk Tarok
Godok Obuih Makanan Khas Nagari Lubuk Tarok

Dua hari sebelum pesta di hari rabu beras yang akan dijadikan bahan tepung Godok Obuih di rendam terlebih dahulu, di hari kamis siang hingga sore, beras yang telah direndam di tumbuk hingga menjadi tepung.

Baca Juga: Perlu Dipahami, Bahwa Tauhid Adalah Hal yang Paling Berharga⁣

Kelapa di parut lalu di ambil santannya, pisang batu yang sudah di kupas lalu di remas hingga lunak, kegiataan ini biasanya dilakukan oleh keluarga inti atau keluarga terdekat secara adat.

Pembuatan Godok Obuih dilakukan pada malam hari yaitu sehabis magrib, masyarakat yang telah di undang berdatangan untuk membantu pembuatan Godok Obuih dan mengambil peran masing-masing.

Biasa nya masyarakat yang datang membawa rantang yang berisi beras atau gula.


Ada yang mengerjakan adonan peremas santan, pembuatan adonan dan lain sebagainya. Setelah adonan di bentuk bulat seperti godok, adonat tersebut di masukan kedalam rebusan santan sehingga didih dan mengental.

Baca Juga: Inilah Dua Nikmat Bisa Membuat Manusia akan Tertipu

Godok Obuih ini di buat dalam porsi sangat banyak untuk penyambutan tamu undangan, dan memeasaknya menggunakan tungku besi dan kuali besar yang biasanya di pakai untuk pembuatan galamai.

Pada pembuatan Godok Obuih ini biasanya diiringi oleh randai, silat, atau orgen tunggal yang biasanya telah di siapkan/ diundang oleh pihak keluarga yang bersangkutan, bertujuan untuk menghibur ibuk-ibuk dalam pembuatan Godok Obuih agar terhibur dan senang dalam pembuatan atau memasak Godok Obuih tersebut.

Setelah masak Godok Obuih di pindahkan kewadah untuk disimpan dan didinginkan, sebagian yang lain dibagikan kepada tamu panggilan yang telah ikut membantu pengerjaan pembuatan Godok Obuih dengan mengisi rancang sebelumnya yang telah di bawa oleh tamu panggilan untuk membawa gula maupun beras di isi dengan Godok Obuih untuk di bawa pulang.

Godok Obuih biasanya di hidangkan dalam sebuah piring kecil dan tusuk lidi sebagai pengganti sendoknya.

Baca Juga: Maksimalkan Komunikasi dengan Allah, Caranya Khusyuk dalam Shalat

Pada hari jumat pagi tamu undangan pesta secara adat berdatangan di mulai dari kaum laki-laki kegiatan ini biasanya di lakukan di Rumah Gadang masyarakat yang punya hajat.

Mamak Tungga Nai telah berada di pintu Rumah Gadang menyambut tamu hingga mempersilahkan tamu untuk duduk, setelah tamu terasa telah mencakup di sinilah Godok Obuih di hidangkan oleh orang sumando sebagai makanan pebuka.

Biasanya satu porsi Godok Obuih yang di hidangkan kadang berisi 3 sampai 5 buah Godok Obuih dalam satu hidangan. Lazimnya adat makan minum diminangkabau menyatap hidangan Godok Obuih juga di buka dengan perintahan dan pasambahan antara tuan rumah dan tamu yang datang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eddy Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X