Pigai menegaskan, bahwa tidak ada menteri yang memperoleh gaji berbeda hanya karena kementeriannya mengelola sumber daya atau anggaran yang besar.
“Katakanlah dengan kementerian yang anggarannya kecil dengan kementerian yang mengelola sumber daya itu menteri itu gajinya sama pak,” katanya.
Baca Juga: Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Pigai menilai bahwa peningkatan harta kekayaan pejabat publik yang tidak sesuai dengan profil pendapatan resmi harus menjadi alarm bagi masyarakat.
Maka dari itu, kata dia, transparansi harta pejabat penting untuk menjaga kepercayaan publik.
"Kaya duluan tidak, tapi kalau setelah jadi menteri kalau angkanya bertambah di tabungan, berarti itu harus diragukan," pungkasnya.***