KLIKREAD.COM, Jakarta - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor dan gempa bumi di wilayah Sumatra Utara selama 7 hari lagi.
Perpanjangan tanggap darurat ini terhitung sejak hari ini, Kamis 25 Desember 2025 hingga -31 Desember 2025 mendatang.
Hal ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/906/KPTS/2025 yang ditandatangani pada Rabu 24 Desember 2025 kemarin.
Baca Juga: Dinilai Telah Pulihkan Kerugian Negara, Presiden RI Prabowo Subianto Dukung Langkah Satgas PKH
Dalam surat keputusan tersebut, Bobby juga menugaskan tim penanganan darurat bencana banjir, tanah longsor, dan gempa bumi di wilayah Sumut.
Dan instansi serta perangkat daerah terkait untuk melanjutkan penanganan.
Bobby menegaskan, bahwa menangani situasi dan keadaan tanggap darurat dalam rangka pelayanan penyelamatan, evakuasi korban bencana, penanggulangan.
Baca Juga: Kejagung akan Kerja Lagi Denda Administratif Perusahaan Sawit dan Tambang Rp142,23 triliun
Dan juga penanganan bencana serta pemulihan di wilayah yang terdampak bencana.
Penanganan bencana dilakukan dengan tetap mempedomani peraturan perundang undangan yang berlaku dalam satu kesatuan Komando Penanganan Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Gempa Bumi Sumatera Utara Tahun 2025.
Sementara untuk biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan Gubernur ini dibebankan pada APBN.
Baca Juga: Relawan Hilmi Riau Bantu Bersih Rumah Warga Korban Galodo di Sumbar
Juga APBD Sumut dan P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi) Sumut Tahun Anggaran 2025.
Serta juga sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.***
Artikel Terkait
BNPB Targetkan Hunian Sementara untuk Warga Aceh Rampung Sebelum Ramadhan
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, Petugas, TNI, dan Polri Bekerja Hingga 20 Jam per Hari
Mensos Gus Ipul Temui Menkeu Purbaya Minta Dana Jadup Korban Bencana Sumatera Naik Jadi Rp15 Ribu Per Hari
Sekda Kota Batam Nilai Penurunan Stunting Dibutuhkan Kerjasama Terencana dan Berkelanjutan
Penumpang Whoosh Meningkat Jelang Libur Nataru Layani 24.439 Penumpang
Segera Unduh Sertifikat SHTKA, Kemendikdasmen Telah Umumkan Hasil TKA Peserta Didik
Banyak Aset Tidak Dilaporkan, KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil
Relawan Hilmi Riau Bantu Bersih Rumah Warga Korban Galodo di Sumbar
Kejagung akan Kerja Lagi Denda Administratif Perusahaan Sawit dan Tambang Rp142,23 triliun
Dinilai Telah Pulihkan Kerugian Negara, Presiden RI Prabowo Subianto Dukung Langkah Satgas PKH