Ini unik, karena minyak sawit berasal dari Afrika, tetapi kini kita juga bisa mengekspor kembali minyak sawit kita ke Afrika,” ucapnya.
Dia mengungkap, Afrika memiliki 200 juta penduduk, dan memiliki berbagai pintu masuk, yakni mulai dari Afrika Utara, Afrika Timur, Afrika Barat, dan Afrika Selatan.
Bahkan, Arif menyatakan pemerintah saat ini mulai membahas perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan Afrika Selatan.
“Kami juga sedang membahas sejumlah kemungkinan bagi Indonesia untuk memasuki pasar Nigeria di berbagai sektor.
Baca Juga: Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu, Presiden RI Prabowo Subianto Gunakan Hak Rehabilitasi
Jadi saya rasa ada banyak hal yang bisa kita lakukan, atau cita-citakan.
Atau rencanakan, dalam konteks kebijakan Trump, dalam konteks geopolitik yang kini telah masuk ke dalam ranah bisnis, perdagangan, dan industri,” tuturnya.***
Artikel Terkait
Eks Pejabat Kemenag Pilih Bungkam Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kota Haji
Cegah Keracunan MBG, BGN Perintahkan Dapur SPPG Gunakan Air Bersertifikat
Program BMM–MADADA Kemenag Salurkan Modal Usaha untuk 8.600 Mustahik
Keraton Surakarta Undang Sultan HB X Hadiri Penobatan Raja Baru Pakoe Boewono XIV
Saudi Arabia Beri Diskon Promo Wisata Bagi Wisatawan Indonesia Melalui Pameran Saudi Travel Fair 2025
Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu, Presiden RI Prabowo Subianto Gunakan Hak Rehabilitasi
KPK Kirim Berkas Orang Dekat Bobby Nasution ke Pengadilan Negeri Tipikor Medan
Refly Harun Serukan Roy Suryo CS Tak Boleh di Kriminalisasi dan Ditahan Polisi
Roy Suryo Tiba Polda Metro Hendak Diperiksa, Disambut Demo Pemuda Patriot Nusantara Desak Roy Suryo Cs di Tahan
Dinilai Negara dengan Nasionalisme Ekstrim, SBY Khawatir Bisa Sebabkan Perang Dunia ke Tiga