KLIKREAD.COM, Jakarta - Hingga saat ini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum memberi kepastian terhadap tarif ekspor, terutama kelapa sawit (crude palm oil/CPO).
Untuk itu, Indonesia perlu mencari pasar ekspor lainnya seperti ke China hingga Afrika.
Demikian dikatakan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamelu) Arif Havas Oegroseno.
Baca Juga: Dinilai Negara dengan Nasionalisme Ekstrim, SBY Khawatir Bisa Sebabkan Perang Dunia ke Tiga
Arif saat itu dalam 21st Indonesian Palm Oil Conference and 2026 Price Outlook (IPOC) di BICC, The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Kamis 13 November 2025.
Untuk itu, dia menilai, Indonesia perlu mencari pasar lain untuk ekspor CPO, selain Negara Paman Sam.
“Jadi, sementara kita menunggu negosiasi dengan AS selesai dan melihat bagaimana hasilnya, kita telah menandatangani CEPA dengan Uni Eropa,” ujar kata Arif.
Arif menilai, perjanjian IEU—CEPA membuka jalan bagi Indonesia untuk memperbesar mitra dagang dan menggenjot ekspor.
Selain itu, Indonesia juga melakukan diversifikasi pasar ke Amerika Latin.
Terlebih, sambung dia, Indonesia belum pernah memasuki pasar Amerika Latin.
Untuk Asia, Arif menyampaikan Indonesia memiliki mitra dagang dengan India, China, hingga negara di kawasan Asean.
Baca Juga: Refly Harun Serukan Roy Suryo CS Tak Boleh di Kriminalisasi dan Ditahan Polisi
“Dan tentu saja, kita juga mulai memasuki pasar Afrika.
Artikel Terkait
Eks Pejabat Kemenag Pilih Bungkam Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kota Haji
Cegah Keracunan MBG, BGN Perintahkan Dapur SPPG Gunakan Air Bersertifikat
Program BMM–MADADA Kemenag Salurkan Modal Usaha untuk 8.600 Mustahik
Keraton Surakarta Undang Sultan HB X Hadiri Penobatan Raja Baru Pakoe Boewono XIV
Saudi Arabia Beri Diskon Promo Wisata Bagi Wisatawan Indonesia Melalui Pameran Saudi Travel Fair 2025
Pulihkan Nama Baik Dua Guru di Luwu, Presiden RI Prabowo Subianto Gunakan Hak Rehabilitasi
KPK Kirim Berkas Orang Dekat Bobby Nasution ke Pengadilan Negeri Tipikor Medan
Refly Harun Serukan Roy Suryo CS Tak Boleh di Kriminalisasi dan Ditahan Polisi
Roy Suryo Tiba Polda Metro Hendak Diperiksa, Disambut Demo Pemuda Patriot Nusantara Desak Roy Suryo Cs di Tahan
Dinilai Negara dengan Nasionalisme Ekstrim, SBY Khawatir Bisa Sebabkan Perang Dunia ke Tiga