Jokowi Klarifikasi, Kereta Cepat Whoosh Bukan Proyek Rugi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 27 Oktober 2025 | 19:48 WIB
Mantan Presiden RI Joko Widodo usai mencoba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat mesih menjabat presiden, beberapa waktu lalu./net
Mantan Presiden RI Joko Widodo usai mencoba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat mesih menjabat presiden, beberapa waktu lalu./net

Jokowi menekankan, semua proyek transportasi massal menghasilkan social return on investment.

Artinya, keuntungan sosial yang diperoleh jauh lebih besar daripada sekadar hitungan finansial, termasuk mengurangi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat macet.

Dan juga mempercepat waktu tempuh masyarakat, mengurangi polusi dan emisi karbon, dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Baca Juga: Lakukan Tanam Mangrove di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Serius Rehabilitasi Pesisir

"Subsidi Rp 800 miliar per tahun dari Lebak Bulus sampai Hotel Indonesia, diperkirakan Rp 4,5 triliun bila semua rute selesai.

Itu adalah investasi sosial, bukan kerugian," ujarnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X