Kendaraan yang ditumpangi keluarga Schotel rusak parah, di bagian depan dan belakang.
Dalam kondisi terluka, keluarga Schotel dilarikan ke rumah sakit CBZ (sekarang RSCM) sedangkan Schotel diberitahu mengenai kejadian itu melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Masjid Agung Kota Sukabumi Mulanya Jadi Markas Pertemuan Para Pejuang Menyusun Strategi Perang
Schotel sangat terpukul dengan kejadian tersebut.
Dia mulai sakit-sakitan dan hanya terbaring di tempat tidur untuk waktu yang cukup lama.
Setahun kemudian, tepatnya 12 Juli 1932, Schotel meninggal dunia di usia 56 tahun.
Baca Juga: Sejarah Lapas Anak Wanita Tangerang Tempat Pengasingan Anak Indo Belanda yang Nakal
Pemakamannya dihadiri Asisten Residen Sukabumi dan Wali Kota Sukabumi, kemudian perwakilan I.EV Camoenie, dan Durr perwakilan dari I.K.P.
Rumah yang pernah menjadi kediaman Hendrik Schotel, kini telah beralih fungsi menjadi Wisma Wisnu Wardhani dan Setukpa Lemdiklat Polri.
Meski begitu, bangunan ini masih menyimpan banyak cerita dan pesona masa lalu.
Arsitektur khas kolonial Belanda yang masih terjaga dengan baik, membuat rumah ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik di Sukabumi.
Adapun lokasi Rumah Notaris Hendrik Schotel berada di jalan Bhayangkara Nomor 219, Kota Sukabumi.***
Artikel Terkait
Mengenal Sejarah Klenteng Boen Tek Bio, Klenteng Tertua Dijadikan Cagar Budaya Tionghoa di Kota Tangerang
Sejarah Pasar Lama Tangerang Pusat Perdagangan Tertua Berdiri Sejak Tahun 1407
Sejarah Bendungan Pintu Air Sepuluh Dibangun Kolonial Belanda untuk Balas Budi kepada Rakyat Indonesia
Sejarah Benteng Pertahanan Tangerang Hanya Tinggal Sebuah Nama Hilang Misterius Tanpa Jejak
Sejarah Monumen Lengkong Dibangun Mengenang Gugurnya Mayor Daan Mogot Bersama 34 Taruna Akademi Militer Tangerang
Sejarah Lapas Anak Wanita Tangerang Tempat Pengasingan Anak Indo Belanda yang Nakal
Masjid Agung Kota Sukabumi Mulanya Jadi Markas Pertemuan Para Pejuang Menyusun Strategi Perang
Sejarah Gereja Sidang Kristus Kota Sukabumi Sempat Dijadikan Gudang Balatentara Jepang
Vihara Widhi Sakti, Vihara Tertua Berusia 117 Tahun Perlindungan Masyarakat dari Wabah Kolera
Gedung Djuang 45 Kota Sukabumi Dulunya Merupakan Hotel Victoria Milik Pengusaha Jerman