Gedung Perundingan Linggarjati Saksi Penting Sejarah Terbentuknya RIS

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:57 WIB
Gedung Perundingan Linggarjati di Kabupaten Kuningan./net
Gedung Perundingan Linggarjati di Kabupaten Kuningan./net

KLIKREAD.COM - Gedung bersejarah Perundingan Linggarjati merupakan saksi penting peristiwa bersejarah, yaitu tempat terjadinya Perundingan Linggarjati.

Salah satu hasil Perundingan Linggarjati adalah terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS).

Museum Gedung Perundingan Linggarjati merupakan museum khusus yang menjadi tempat perundingan pertama antara Republik Indonesia dengan Belanda pada tanggal 11 – 13 November 1946.

Baca Juga: Wisata Sejarah Situs Purbakala di Museum Taman Purbakala Cipari Kuningan Jawa Barat

Dalam perundingan itu Pemerintah Republik Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Sutan Syahrir, sedangkan pemerintah Kerajaan Belanda diwakili oleh Dr. Van Boer.

Sementara yang menjadi pihak penengah adalah Lord Killearn, Wakil Kerajaan Inggris.

Perundingan tersebut menghasilkan naskah Perjanjian Linggarjati.

Baca Juga: Objek Wisata Kolam Cibulan Legenda Prajurit Ditenung Prabu Siliwangi Menjadi Ikan Dewa Penghuni Kolam

Saat ini gedung tersebut masih kokoh berdiri serta menjadi tempat wisata sejarah.

Dan bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi sebuah museum yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah, seperti meja perundingan, foto, diorama, dan dokumen asli perjanjian Linggarjat.

Tujuan dari museum tersebut guna mengabadikan jejak perjuangan diplomasi para pendiri bangsa Indonesia dan menjadi pusat informasi sejarah penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Melihat Situs Lingga Tempat Beerkumpulnya Raja-raja di Tatar Pasundan Berusia 2.000 Tahun

Pengunjung dapat melihat langsung koleksi cagar budaya seperti furnitur dan ruang-ruang tempat perundingan berlangsung, yang dilestarikan agar tetap sama seperti saat perjanjian dilakukan.

Lokasinya berada di kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB
X