KLIKREAD.COM - Gereja Sidang Kristus Sukabumi memiliki sejarah panjang, malah sempat digunakan sebagai gudang oleh balatentara Jepang kisaran tahun 1942-1945.
Setelah Jepang hengkang, gereja ini diaktifkan kembali oleh jemaat Tionghoa dan selamat dari aksi bumi hangus saat agresi Belanda, menjadi salah satu bangunan bersejarah dan cagar budaya di Sukabumi.
Tak sekadar bangunan peninggalan kolonial, Gereja Sidang Kristus juga memiliki cerita masa lalu yang menarik.
Baca Juga: Masjid Agung Kota Sukabumi Mulanya Jadi Markas Pertemuan Para Pejuang Menyusun Strategi Perang
Kabarnya, rumah ibadah ini sudah memiliki lonceng sejak 1914 dan serupa dengan gereja yang ada di Prancis.
Selain itu, gereja ini juga memiliki menara yang lebih tua daripada Jam Gadang yang ada di Sumatera Barat.
Di masa perang, bangunan juga sempat beralih fungsi sebagai tempat untuk aktivitas militer.
Baca Juga: Sejarah Lapas Anak Wanita Tangerang Tempat Pengasingan Anak Indo Belanda yang Nakal
Berdasarkan catatan sejarah, Gereja Sidang Kristus didirikan oleh para penyebar agama Kristen Belanda tahun 1911 dengan nama awal Gereja Protestan (Protestansche Kerk).
Ketika itu, pengenalan agama jadi salah satu misi kolonialisme melalui program Gospel, Gold, and Glory.
Seiring berjalannya waktu, gereja kemudian terus direnovasi dengan menambahkan ornamen khas Eropa berupa lonceng hingga menara.
Nama gereja juga turut diubah oleh pemerintah setempat, hingga sekarang dikenal sebagai Gereja Sidang Kristus.
Sejak Indonesia merdeka hingga kini, Gereja tersebut dikelola oleh Yayasan Gereja Sidang Kristus.
Artikel Terkait
Mengenang Peristiwa 19 Tahun Lalu, Gempa Yogyakarta, Diantara Isu Tsunami dan Gunung Meletus
Sejarah Nerdirinya Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug Dibangun dari Bekas Pasar Jumat Kini Jadi Sentra Dakwah
Mengenang Sejarah Asal Muasal Peranakan Tionghoa Berada di Kota Tangerang di Museum Benteng Heritage
Mengenal Sejarah Klenteng Boen Tek Bio, Klenteng Tertua Dijadikan Cagar Budaya Tionghoa di Kota Tangerang
Sejarah Pasar Lama Tangerang Pusat Perdagangan Tertua Berdiri Sejak Tahun 1407
Sejarah Bendungan Pintu Air Sepuluh Dibangun Kolonial Belanda untuk Balas Budi kepada Rakyat Indonesia
Sejarah Benteng Pertahanan Tangerang Hanya Tinggal Sebuah Nama Hilang Misterius Tanpa Jejak
Sejarah Monumen Lengkong Dibangun Mengenang Gugurnya Mayor Daan Mogot Bersama 34 Taruna Akademi Militer Tangerang
Sejarah Lapas Anak Wanita Tangerang Tempat Pengasingan Anak Indo Belanda yang Nakal
Masjid Agung Kota Sukabumi Mulanya Jadi Markas Pertemuan Para Pejuang Menyusun Strategi Perang