Ia menegaskan, pertahanan adalah kunci untuk memastikan wilayah, kedaulatan, dan sumber daya nasional tetap terjaga.
Mengingat, kondisi dunia saat ini penuh ketidakpastian.
Meski Indonesia memilih untuk tidak memihak blok manapun, ancaman global tetap nyata.
Baca Juga: Putra Dedi Mulyadi Menikah dengan Wakil Bupati Garut
"Saudara-saudara sekalian, keadaan dunia penuh ketidakpastian. Walaupun kita tidak suka perang, perang terjadi di mana-mana.
Di kontinen Eropa, perang besar terjadi. Di Timur Tengah kita melihat bagaimana bangsa yang lemah diperlakukan," ucapnya.
Prabowo lantas menyoroti penderitaan rakyat di negara-negara yang dilanda konflik sebagai peringatan bagi Indonesia.
Ia menekankan, menjaga kedaulatan negara harus diimbangi dengan sistem pertahanan yang kuat.
"Orang tua, ibu-ibu, anak kecil dibantai.
Dan tidak ada yang bisa menghentikan itu. Indonesia tidak mau memihak blok mana pun.
Tapi karena itu, tidak ada pilihan lain. Indonesia harus punya pertahanan yang sangat kuat," katanya.
Karena itu, Prabowo mengingatkan pentingnya mempelajari sejarah agar tidak terulang penjajahan di masa depan.
Sebab, bangsa Indonesia pada masa lampau telah mengalami penjajahan yang mengerikan.
Baca Juga: Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
Artikel Terkait
Pentingnya Edukasi Pencegahan Kekerasan Sejak Dini di Lingkungan Sekolah Dasar
Korban Meninggal Akibat Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon Bertambah Jadi 19 Orang
Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Jam Sekolah Mulai Lebih Pagi dan Hanya Sampai Jumat
Dedi Mulyadi Aja Idul Adha Dijadikan Tak Sekedar Momen Menyembelih Hewan Tapi Memotong Ego
Pemprov Jabar Berlakukan Jam Masuk Sekolah Mulai Pukul 06.30 Pagi
Saat Nganjang ke Warga Parung Panjang Bogor, Dedi Mulyadi Ungkapkan Kesedihan Rakyat Dijadikan Keset Pengusaha Tambang
Putra Dedi Mulyadi Menikah dengan Wakil Bupati Garut
Sapi hingga Benih Padi Jadi Mas Kawin dari Putra Dedi Mulyadi untuk Putri Karlina
Dedi Mulyadi Santuni Keluarga dan Ucapkan Minta Maaf Atas Tewasnya 3 Orang Akibat Pesta Rakyat Nikahkan Anaknya
Polda Jabar Ungkap 44 Bayi Dijual Sindikat TPPO Jabar, 1 Meninggal di Pontianak