KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengungkap hubungannya dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Dia memastikan dirinya tak dipengaruhi atau dikendalikan oleh presiden periode 2014-2024 tersebut.
Meski berulang kali mengakui kemenangannya pada Pemilu 2024 adalah bantuan Jokowi.
Hal ini diungkap saat dirinya bercerita hendak mengajak Jokowi meresmikan bersama Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, pada hari ini.
Alasannya, kata dia, proyek tersebut sebenarnya buah dari kerja Jokowi bersama Kabinet Indonesia Maju.
Namun baru bisa diresmikan pada era Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan
“Saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik.
Pemimpin dicari-cari pada saat berkuasa disanjung-sanjung.
Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi, Prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, tidak ada itu,” ujar Prabowo di Cilegon, Kamis 6 November 2025.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Masa Mudanya ‘Anker’: Transportasi Umum Penting bagi Kehidupan Modern
Dia juga mengatakan Jokowi tak pernah menitipkan apa pun kepadanya, mulai dari program atau orang dekatnya untuk menjabat di Kabinet Merah Putih.
Dia juga menggambarkan hubungannya dengan Jokowi sebagai hopeng, atau teman akrab dalam Bahasa Tionghoa.
Artikel Terkait
Menko Pangan akan Tempatkan Penanggung Jawab MBG Tiap Daerah
Ternyata Gegara Minta Jatah Fee Anggaran, Gubernur Riau Abdul Wahid Ditangkap KPK
Jelang Nataru, Prabowo Minta PT KAI Cek Jalur Rawan
Kapasitas KRL Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Pesan 23 Set Kereta untuk Pecahkan Persoalan
24 Nama Prioritas Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional dari 49 Nama yang Dibahas
Jusuf Kalla Marah Besar Lahan 16,4 Hektare di Makassar Miliknya Jadi Objek Sengketa dan Permainan Mafia Tanah
Kemen Haji dan Umrah Menetapkan Jadwal Haji 2026, Berangkat 22 April dan Pemulangan Mulai 1 Juni
Prabowo Ungkap Masa Mudanya ‘Anker’: Transportasi Umum Penting bagi Kehidupan Modern
Prabowo Tegaskan Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan
Untuk Penyidikan Perkara Dugaaan Tindak Pidana Korupsi, KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid