Sementara itu, General Manager PT ASL Shipyard, Audrie K, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 15 Oktober 2025 sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: Wawako Raja Ariza Tegaskan Pemko Tanjungpinang Komitmen Kelola BMD Secara Akuntabel
Kapal Federal II yang mengalami kebakaran tersebut diperkirakan akan diluncurkan pada 7 November 2025 mendatang.
"Kejadian ini sekitar jam 04.00 WIB, subuh.
Sistem kerja kita atur dua shif, pagi dan malam hari.
Dan pekerja yang terdampak musibah ini adalah yang shif malam.
Baca Juga: Sekda Tegaskan Pelayanan Publik Harus Terus Berkembang Menyesuaikan Kebutuhan Masyarakat
Kejadian sebelum break pagi," katanya.
Audrie menjelaskan, korban kebakaran Kapal Federal II berjumlah 31 orang.
Sebanyak 10 orang di antaranya meninggal dunia dan 21 orang mengalami luka ringan hingga luka berat.
Baca Juga: Lis Upayakan Pulau Penyengat Perkenalkan ke Kancah Internasional Melalui Tampil di Discovery Channel
"Kami dari pihak perusahaan memastikan akan menjamin hak-hak para korban.
Perusahaan juga menerima berbagai masukan agar menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan," kata Audrie.***
Artikel Terkait
Wawako Batam Serahkan Bantuan Sosial kepada 591 Keluarga Lansia di Tiga Kecamatan
Seleksi Atlet Berbakat, PASI Kota Tanjungpinang Gelar Kejurkot Cabor Atletik 2025
500 Mahasiswa UIN Pekalongan Siap Diterjunkan KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan
Perkuat Pengeloaan pajak, Pemko Tanjungpinang Perpanjang Kerja Sama PKS-OP4D Bersama Kemenkeu
Lis Upayakan Pulau Penyengat Perkenalkan ke Kancah Internasional Melalui Tampil di Discovery Channel
Sekda Tegaskan Pelayanan Publik Harus Terus Berkembang Menyesuaikan Kebutuhan Masyarakat
Wawako Raja Ariza Tegaskan Pemko Tanjungpinang Komitmen Kelola BMD Secara Akuntabel
Tumbuhkan Daya Tarik Investasi, Walikota Lis Usulkan ke BPN dan Kementerian ATR Pengelolaan Lahan oleh Pemko Tanjungpinang
Pastikan Korban Ledakan Galangan Kapal Tertangani Baik, Wako dan Wawako Batam Sidak PT ASL Shipyard Indonesia
Wawako Batam Li Claudi Chandra Serahkan Bansos bagi 810 KPM Lansia di 5 Kecamatan