Dalam kesempatan yang sama, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jumhur Hidayat mengatakan bahwa Istana saat ini adalah Istana yang membebaskan orang-orang miskin.
Ia juga menyampaikan Istana saat ini adalah Istana yang membebaskan buruh dari keterpurukan.
“Tapi lebih daripada itu, Bapak Presiden ingin meningkatkan daya beli, memperkaya petani di desa-desa yang ujung-ujungnya adalah akan membeli produk-produk yang kita buat.
Karena itulah sistem ekonomi industri, ekonomi kita seluruhnya akan hidup dan insyaallah pertumbuhan akan menjadi lebih baik,” imbuh Jumhur.
Baca Juga: Try Sutrisno Turut Desak Wapres RI Gibran Mundur
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea mengapresiasi kebijakan yang telah diputuskan oleh Presiden Prabowo dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini.
Ia juga menyampaikan harapan-harapan para buruh dan pekerja agar dapat didengar oleh pemerintah.
“Kami, buruh Indonesia, akan setia mendukung kebijakan Bapak, dan akan menjaga,” ucapnya.
Sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said iqbal mewakili para buruh dan pekerja menyampaikan 6 isu yang ingin disampaikan ke pemerintah.
Baca Juga: Pengamat Politik Nilai Pemakzulan Wapes Gibran Sah Secara Politik
Pada momen ini, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan harapannya kepada Kepala Negara.
“Hari ini, atas izin Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang kita cintai, yang kita dukung, yang kita muliakan, yang kita doakan kesehatannya untuk pemimpin bangsa ini.
Hal ini menunjukkan keberpihakannya kepada kaum buruh dan seluruh rakyat Indonesia, wabil khusus orang kecil,” tuturnya.
Baca Juga: Presiden Sahkan Perpres Nomor 11 2024, Gaji PPPK Tertinggi Rp5,2 Juta
Peringatan Hari Buruh tahun ini berlangsung damai dan penuh semangat kebersamaan.