KLIKREAD.COM, Jakarta - Usai hadir dalam pemeriksaaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membantah tak mengetahui aliran dana dalam kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Banten dan Jawa Barat (Bank BJB) Periode 2021-2023.
Bhakan saat korupsi terjadi dia mengklaim tak pernah mendapatkan laporan tentang kasus tersebut.
Menurut dia, Bank BJB sebagai sebuah BUMD menjalankan bisnis dan aksi korporasi tanpa keterlibatan gubernur.
Baca Juga: KPK Periksa Tiga Orang Pejabat Telkom di Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU PT Pertamina
Selama periode tersebut, dia memastikan tak ada direksi, komisaris atau pun Biro BUMD Jawa Barat yang memberikan laporan.
Hal ini juga yang menjadi dalihnya membantah telah memperoleh uang atau aliran dana dari korupsi tersebut.
"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi BUMD kalau dilaporkan.
Tiga-tiganya tidak memberi laporan ketika saya jadi Gubernur [Jawa Barat].
Makanya kalau ditanya saya mengetahui? saya tidak tahu, apalagi terlibat, apalagi menikmati hasilnya," ujar Ridwan Kamil, Selasa 2 Desember 2025.
Baca Juga: DPR RI Curigai Penyebab Banjir Sumatera, Selain Faktor Hujan Juga Lebih Disebabkan Kerusakan Hutan
"Mudah-mudahan klarifikasi saya ini bisa membuat spekulasi atau persepsi yang terbangun selama ini bisa lebih jelas.
Saya senang dengan undangan klarifikasi ini," ucap Ridwan Kamil lagi.
Sementara Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemanggilan kepada Ridwan Kamil dalam kapasitas sebagai Gubernur Jawa Barat pada saat tempus perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di BJB.
Baca Juga: Usai Tangani Bencana, Satgas PKH Segera Selidiki Penyebab Banjir Berbagai Titik di Sumatera
Artikel Terkait
Dinilai Dokumen Publik, Bonatua Silalahi Tolak Tawaran Ekslusif Lihat 9 Item Ijazah Jokowi
Akibat Akses Jalan Tertutup, Mendagri Sebut Bupati Aceh Tengah Tak Sanggup Tangani Bencana
BNPB Akui Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Lakukan Penjarahan Beras Bulog di Sibolga
Kejagung Intruksikan Dirjen Imigrasi Cabut Pencekalan Bos Jarum Berpergian ke Luar Negeri Sejak Tahun 1999
KPK Sebut LPEI dan Petro Energi Telah Rugikan Negara Capai Rp1 Triliun
Hari Ini Ridwan Kamil Diperiksa KPK Sebagai Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi BJB
Presiden RI Prabowo Subianto Janji Segera Pulihkan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir di Aceh Tenggara
Usai Tangani Bencana, Satgas PKH Segera Selidiki Penyebab Banjir Berbagai Titik di Sumatera
DPR RI Curigai Penyebab Banjir Sumatera, Selain Faktor Hujan Juga Lebih Disebabkan Kerusakan Hutan
KPK Periksa Tiga Orang Pejabat Telkom di Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU PT Pertamina