Lebih lanjut, Abdullah mengatakan operasi SAR hari ketiga sempat dihentikan sementara pada pukul 16.00 WIB karena kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Perlu Diselidiki
Menurutnya, pencarian korban akan dilanjutkan pada hari keempat, Minggu (16/11), mulai pukul 06.00 WIB.
Pada hari keempat, kata dia, operasi difokuskan pada dua sektor, yakni sektor A dan sektor B.
"Di sektor A kami akan bergerak di Worksite A-1 dan A-2, sedangkan di sektor B di Worksite B-1 dan B-2.
Worksite A-3 tidak lagi dilakukan pencarian karena seluruh korban sudah ditemukan," katanya.
Lebih lanjut, Abdullah menyebut tim yang sebelumnya bertugas di Worksite A-3 dialihkan untuk memperkuat pencarian di Worksite A-2 dan B-2.
Baca Juga: Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Menurut dia, hal itu dilakukan karena masih terdapat korban yang belum ditemukan di beberapa lokasi.
Termasuk lima korban di Worksite A-2 dan dua korban di Worksite A-1 berdasarkan laporan lapangan terakhir.
"Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar operasi SAR ini berjalan lancar, aman, dan seluruh korban dapat segera ditemukan," kata Abdullah.
Baca Juga: Roy Suryo CS Diperiksa 9 Jam Ajukan 2 Ahli dan 3 Saksi Meringankan
Dengan delapan korban tewas ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, secara keseluruhan telah ada 11 korban tewas.
Sehingga ada 10 korban yang masih dalam pencarian.***
Artikel Terkait
Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu Melainkan BI
Ahmad Sahroni Bongkar Rumah yang Dijarah Diratakan dengan Tanah
Plafon Kredit Rp3 Miliar, Kemenkop Tegaskan Kopdes Tak Terima Dana Tunai, Melainkan Bentuk Barang
Bantu Misi Perdamaian, Presiden RI Prabowo Siapkan 20.000 Prajurit Kirim ke Gaza
Roy Suryo CS Diperiksa 9 Jam Ajukan 2 Ahli dan 3 Saksi Meringankan
Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Mahfud MD Tegaskan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Perlu Diselidiki
KPK Duga Kasus Proyek Whoosh Terdapat Tanah Negara Dijual ke Negara
Wajar Bila Kasus Ijazah Palsu Makin Berlarut, karena Jokowi Tak Menunjukan Ijazah Miliknya
Gaji Sama Rata, Menteri HAM Pertanyakan Kekayaan Menteri Lainnya Jadi Kaya Raya