KLIKREAD.COM, Jabar - Yayasan Pramaguna Nasional pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, berlokasi di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi korban penipuan digital.
Hal ini mengakibatkan hilangnya dana sebesar Rp1 miliar.
Dana tersebut merupakan alokasi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), inisiatif pemerintah yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah.
Baca Juga: Mulai 2026, Gubernur Jabar KDM Larang Truk ODOL
Kejadian ini menjadi sorotan karena berdampak langsung pada operasional lembaga dan karyawannya, serta menjadi peringatan bagi pengelola dana publik terhadap maraknya penipuan phishing.
Insiden ini terjadi pada Kamis, 31 Oktober 2025 lalu.
Berawal kepala SPPG Pangauban berinisial MC sedang melakukan persetujuan transaksi melalui aplikasi mobile banking milik salah satu bank BUMN.
Baca Juga: Terkait Berita Viral Air Sumur Bor, KDM Diminta Bersihkan Nama Baik Perusahaan Aqua
Saat mencoba login, sistem meminta penggantian kata sandi untuk alasan keamanan.
MC menghubungi layanan pelanggan bank melalui chat resmi di situs web bank.
Namun, ternyata chat tersebut adalah akun palsu yang dikelola oleh penipu.
MC diminta mengirimkan kode OTP (One-Time Password), data pribadi, dan informasi sensitif lainnya untuk “verifikasi”.
Setelah mendapatkan data, penipu langsung mengakses rekening dan mentransfer hampir seluruh saldo.
Artikel Terkait
Presiden RI Probowo Subianto Puji Kepala BGN Kembalikan Anggaran MBG Tak Terserap Rp70 triliun
Warga Terdampak Penutupan Tambang Parung Panjang, Dedi Mulyadi Siapkan Modal Usaha
KDM Ancam Copot Pejabat Sembunyikan Data APBD yang Didepositokan
'Dana Rp4,1 Trilian Itu Tidak Ada', KDM akan Datangi Kemendagri dan BI Guna Cocokan Data
Akibat Hujan Deras, Enam Wilayah di Jabar Dilanda Bencana Longsor dan Banjir
KDM Larang Truk Tambang Parung Panjang Bogor Bawa Muatan Melebihi Tonase Jalan
Viral di Medsos, Terdapat WNA Israel Miliki KTP Berdomisili di Cianjur, Jawa Barat
Dinilai Kades Jadi Pemain, KDM Akui Sulit Dapatkan Data Warga Terkena Dampak Penutupan Tambang Sementara
Terkait Berita Viral Air Sumur Bor, KDM Diminta Bersihkan Nama Baik Perusahaan Aqua
Mulai 2026, Gubernur Jabar KDM Larang Truk ODOL