Selain mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul turut mendatangi calon lokasi Sekolah Rakyat (SR) di Wisma Atlet Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Gedung dengan 44 kamar dan berkapasitas 184 orang itu dipilih karena kondisi bangunannya sangat layak, baru, dan representatif untuk dijadikan asrama sekaligus ruang belajar bagi para siswa.
Selain bangunan utama, terdapat pula gedung terpisah yang akan digunakan sebagai ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang guru, serta fasilitas pembelajaran pendukung lainnya.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Mengaku 2 Kali Dapat Kiriman Ular Kobra di Gerbang Rumahnya
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, lokasi permanen Sekolah Rakyat juga telah disiapkan di Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, dengan luas lahan 7,6 hektare ditambah 5 hektare.
Saat ini, pembangunan sekolah di lokasi tersebut sedang disiapkan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR, dengan target selesai pada akhir tahun ajaran 2025.
Sekolah Rakyat di Desa Lebak Muncang nantinya dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa, lengkap dengan berbagai fasilitas pendidikan dan pengasuhan yang sesuai standar.
Baca Juga: Dicap Pemimpin 'One Man Show', Begini Respon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Untuk jenjang SD, pendekatan khusus kepada orang tua sedang dilakukan mengingat anak usia dini perlu penyesuaian sebelum tinggal terpisah dari keluarga.***
Artikel Terkait
Sosialisasikan Program Pembangunan, Dedi Mulyadi akan Luncurkan Program'Nganjang ka Warga'
Rayakan Persib Juara, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Hingga Naik di Atas Mobil
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Janjikan Rp 1 Miliar untuk Persib dari Kantong Pribadinya
Geram dengan Ulah Oknum Suporter yang Merusak Stadion GBLA, Dedi Mulyadi Singgung Barak Militer
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Keluarkan Aturan Jam Malam Bagi Pelajar
Dicap Pemimpin 'One Man Show', Begini Respon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Mengaku 2 Kali Dapat Kiriman Ular Kobra di Gerbang Rumahnya
Saat Lagi 'Nganjang Ka Rakyat', Dedi Mulyadi Marah Besar di Subang Warga Bawa Spanduk Persikas
Update Musibah Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon, 14 Orang Meninggal Dunia
Dedi Mulyadi Cabut Izin dan Penutupan Permanen Tanah Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon