Di samping ada nilai historis. Ini sekolah tertua di Asia Tenggara untuk tunanetra," katanya.
Menurut dia, tanah tersebut merupakan hibah dari seorang warga bernama Wongso Taruno pada 1986, bukan hasil pembelian atau tukar guling oleh Kemensos.
Ia menegaskan, pihaknya mendukung kehadiran program Sekolah Rakyat, asalkan tidak mengorbankan hak pendidikan anak berkebutuhan khusus.
"Kami mendukung program Sekolah Rakyat. Tapi jangan korbankan siswa-siswi SLBN A berkebutuhan khusus," ujarnya.
Komite sempat mengusulkan agar pembangunan menggunakan ruang atau lahan lain yang masih kosong di kompleks Wiyataguna.***
Artikel Terkait
Ada-ada Saja! Suami Istri Minta di Kirim ke Barak Militer karena Banyak Tidur dan Belanja Online
Dedi Mulyadi Bantah Vasektomi Jadi Syarat Mendapatkan Bansos
Dedi Mulyadi Beri Peringatan akan Sita, Jika Anak-anak Kebanyakan Main Hape
Tak Hanya Siswa Nakal, Tapi Guru dan Pegawai Malas Juga Bakal Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak Militer agar Lebih Disiplin
ITB Ingatkan Mahasiswa Penangkapan SSS oleh Polisi Dijadikan Pelajaran
Dedi Mulyadi Tegaskan Vasektomi Guna Menekan Angka Kelahiran dan Mengurangi Tingkat Kemiskinan
Akibat Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut, Dedi Mulyadi Janji Tanggung Biaya Kehidupan Anak Korban
Sesumbar Dedi Mulyadi Bisa Gaji Rp10 Juta Per KK Jika Jadi Gubernur Jakarta Dikecam Warganet
Dedi Mulyadi Tanggung Biaya hidup Hingga Kuliah Anak dari Keluarga Korban Ledakan Amunisi Afkir TNI di Garut
Dukung Kemajuan Pendidikan, PT Karabha Digdaya Gelar Program KDM