KLIKREAD.COM, Jabar - Usai program pendidikan karekater lewat barak militer bagi anak nakal, kini Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi peringatan kepada anak-anak yang banyak main hape.
Peringatan Dedi Mulyadi ini mengingat anak-anak yang kebanyakan main hape akan cenderung susah diatur dan melawan orang tua mereka.
Peringatan Dedi Mulayadi disampaikan lewat unggahan video di Instagram pribadinya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bantah Vasektomi Jadi Syarat Mendapatkan Bansos
Dalam video Reels tersebut, Dedi Mulyadi mengimbau anak-anak untuk mengurangi porsi bermain hapenya.
Namun demikian, dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan kepada anak-anak dengan cara yang ringan dan jenaka.
Tetapi juga tetap tegas dan sarat makna.
“Nih buat anak-anaku yang cantik, yang ganteng, kesayangan mamah dan papahnya, kesayangan ayah dan ibunya, kesayangan mamih dan papihnya, juga kesayangan Kang Dedi!” ujar Dedi membuka video tersebut dengan penuh kehangatan.
Baca Juga: Ada-ada Saja! Suami Istri Minta di Kirim ke Barak Militer karena Banyak Tidur dan Belanja Online
Selain itu, Dedi Mulyadi juga menekankan pesannya.
Jangan lupa yah, awas jangan main hape yah.
Sekali lagi jangan main hape!” kata Dedi Mulyadi.
Bukan tanpa alasan Dedi Mulyadi menyampaikan demikian. Orang nomor satu di Jawa Barat itu menyampaikan kekhawatirannya terhadap anak-anak yang terlalu sering menggunakan ponsel.
Hingga lupa mendengarkan orang tuanya
Baca Juga: Terkait Kebijakan Pendidikan Siswa Masuk Barak Militer, Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Komnas HAM
“Nanti kalau main HP terus gak bisa dilarang, marah-marah sama papah dan mamahnya, papih dan mamihnya, ayah dan ibunya,” ucapnya menggambarkan situasi yang kini kerap terjadi di lingkungan keluarga.
Artikel Terkait
Atasi Daya Tampung di Sekolah Negeri , Dedi Mulyadi akan Subsidi Siswa di Sekolah Swasta
Upaya Bentuk Karakter Siswa, Gubernur Jabar akan Gandeng TNI/Polri
Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Desa Manyeti Alokasikan Dana Desa 20 Persen
Tahap AWal Dimulai Siswa Purwakarta, Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak Militer
Beginilah Penerapan Pendidikan Karakter ala Militer Diterapkan pada Siswa Bermasalah Selama Berada di Barak Militer
Dedi Mulyadi Tepis Kritikan Program Pendidikan Karakter Ala Militer Khusus Siswa Bermasalah
JCH Usia 107 Tahun Asal Pamekasan Meninggal Dunia Sebelum Berangkat Naik Haji ke Tanah Suci
Terkait Kebijakan Pendidikan Siswa Masuk Barak Militer, Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Komnas HAM
Ada-ada Saja! Suami Istri Minta di Kirim ke Barak Militer karena Banyak Tidur dan Belanja Online
Dedi Mulyadi Bantah Vasektomi Jadi Syarat Mendapatkan Bansos