Ini akan dilaksanakan secara bertahap," katanya.
Dedi menekankan bahwa program barak militer bukan bertujuan untuk pendidikan militer, melainkan untuk mengembalikan kedisiplinan siswa.
Hal ini karena berbagai metode diterapkan dalam pembinaan tersebut.
"Yang punya metode bupati, ini pengelolaannya di bawah bupati dan Dandim, diawasi Danrem, Polri juga nanti mengawasi.
Baca Juga: Terkait Kebijakan Pendidikan Siswa Masuk Barak Militer, Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Komnas HAM
Jadi bagaimana mereka menghilangkan kebiasaan berkendaraan di bawah umur dan gadget," jelasnya.
"Ada tes psikologi, kesehatan, kecukupan gizi, dan lainnya sudah cukup. Ini menunjukkan kepada publik bahwa ini bukan pendidikan militer, tapi kedisiplinan agar siswa mau minum air putih, makan bergizi, mau berolahraga," kata Dedi lagi.
Kegiatan ini rencananya tidak hanya dilaksanakan di Sumedang, tetapi juga akan diterapkan di beberapa kabupaten/kota.
Dedi bahkan mendorong bupati dan wali kota untuk tidak ragu meniru langkah serupa.***
Artikel Terkait
Upaya Bentuk Karakter Siswa, Gubernur Jabar akan Gandeng TNI/Polri
Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Desa Manyeti Alokasikan Dana Desa 20 Persen
Tahap AWal Dimulai Siswa Purwakarta, Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak Militer
Beginilah Penerapan Pendidikan Karakter ala Militer Diterapkan pada Siswa Bermasalah Selama Berada di Barak Militer
Dedi Mulyadi Tepis Kritikan Program Pendidikan Karakter Ala Militer Khusus Siswa Bermasalah
JCH Usia 107 Tahun Asal Pamekasan Meninggal Dunia Sebelum Berangkat Naik Haji ke Tanah Suci
Terkait Kebijakan Pendidikan Siswa Masuk Barak Militer, Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Komnas HAM
Ada-ada Saja! Suami Istri Minta di Kirim ke Barak Militer karena Banyak Tidur dan Belanja Online
Dedi Mulyadi Bantah Vasektomi Jadi Syarat Mendapatkan Bansos
Dedi Mulyadi Beri Peringatan akan Sita, Jika Anak-anak Kebanyakan Main Hape