Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB
Nadia Anastasya, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH
Nadia Anastasya, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH

Pencegahan sejati tidak cukup hanya dengan memelototi layar digital.

Kita harus menyentuh akar yang lebih dalam, kerentanan jiwa.

Keluarga, sekolah, dan lingkungan harus bertransformasi menjadi benteng literasi emosional. Kita perlu mengajarkan anak-anak kita tentang definisi cinta yang sehat, tentang keberanian menetapkan batasan, dan tentang intuisi untuk mengenali manipulasi sejak tatapan pertama.

Baca Juga: Penataan SDM BP Batam, 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap

Agar kelak, tidak ada lagi dawai masa depan yang harus putus, meninggalkan lagu yang tak pernah selesai dimainkan. ***

Penulis : Nadia Anastasya, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X