Presiden Jokowi Targetkan Indonesia Mandiri Gula, Impor Gula Tembus 4 Juta Ton Per Tahun

photo author
Dwi Muksin Yulianto, Klik Read
- Selasa, 8 November 2022 | 09:50 WIB
Impor gula tembus 4 juta ton per tahun, Presiden Jokowi targetkan Indonesia bisa mandiri gula dalam waktu 5 tahun. (Dok/BPMI Setpres)
Impor gula tembus 4 juta ton per tahun, Presiden Jokowi targetkan Indonesia bisa mandiri gula dalam waktu 5 tahun. (Dok/BPMI Setpres)

Jokowi juga mengungkapkan, dari penjelasan Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury Indonesia membutuhkan sekitar 350.000 kilo liter gula untuk memproduksi etanol lima (E5).

"Dan pabrik ini sekarang produksinya 30.000 kilo liter. Artinya untuk yang E5 saja kita butuh 10 pabrik seperti yang kita lihat sekarang. Bayangkan itu baru E5. Kalau nanti masuk ke E20 kita butuh, tinggal kalikan saja. Sangat banyak sekali yang masih kita butuhkan dari urusan tebu ini," tuturnya.

Baca Juga: Gaji Rp4,6 Juta! PT Oto Klix Indonesia Buka Lowongan Admin Sales, Info Loker Jakarta Selatan November 2022

Kerja Sama yang Baik

Presiden Jokowi mendorong adanya kerja sama yang baik antara petani tebu dengan pabrik gula-pabrik gula.

Pemerintah juga berkomitmen untuk menggantikan mesin-mesin lama di pabrik gula dengan mesin-mesin modern.

Di samping bibit yang baik, penggunaan mesin-mesin modern tersebut akan menguntungkan petani, karena tingkat rendemen tebu meningkat.

"Dan ini memang memerlukan investasi yang tidak sedikitsedikit, memerlukan uang yang tidak sedikit. Tetapi sudah kita niatkan untuk merubah ini," ujar Jokowi.

Dengan melakukan berbagai upaya tersebut, selain mampu memenuhi produksi gula untuk konsumsi dalam negeri, Indonesia juga bisa memproduksi molase yang digunakan untuk membangun industri etanol.

"Membangun industri bioetanol yang juga akan memperkuat ketahanan energi kita," jelasnya.

Baca Juga: Lulusan SMA! Info Loker Bekasi Jawa Barat November 2022, Htech Tools Indonesia Buka Lowongan Admin Staff

Tekan Impor BBM

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa 50 persen BBM yang dikonsumsi itu harus diimpor dari negara lain dan hal ini tidak boleh terus menerus dilakukan.

"Karena kalau tebu ini berhasil kemudian B 30 sawit bisa ditingkatkan lagi, ini akan memperkuat ketahanan energi negara kita Indonesia," tutur Jokowi.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X