KLIKREAD.COM, Padang - Tim Basarnas Kota Padang, Sumatera Barat, mengevakuasi sebanyak 17 warga yang terjebak banjir di Sungai Asam, Jorong Pasar Rabaa, Nagari atau Desa Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat 2 Januari 2026 malam.
Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, di Lubuk Basung, mengatakan sebanyak 17 warga dievakuasi ke Masjid Nurul Huda Koto Kaciak dan rumah keluarga.
"Mereka kami evakuasi ke lokasi yang aman dari banjir," ujar kata Atta, Sabtu 3 Januari 2026.
Baca Juga: Gubernur Bali Sebut Realisasi PWA Tahun 2025 Meningkat Tembus Rp369 Miliar
Dikatakannya, untuk evakuasi 17 warga tersebut setelah mendapatkan laporan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Agam bahwa telah terjadi banjir di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.
Mendapatkan laporan itu, Basarnas beserta PMI Agam langsung menuju lokasi untuk mendatangi setiap rumah tergenang banjir agar pemilik keluar rumah untuk evakuasi.
Evakuasi warga menggunakan tali karena arus banjir cukup deras melanda daerah itu.
Baca Juga: Jaga Kualitas Pariwisata, Bali Saring Turis Asing dengan Cek Saldo Tabungan
"Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut dan warga terdampak telah kita evakuasi," kata Atta Priyono.
Ia menambahkan banjir mengenangi puluhan rumah di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, akibat meluapnya Sungai Asam setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Jumat 2 Januari siang.
Warga sekitar diimbau untuk berhati-hati banjir susulan saat curah hujan cukup tinggi.
Sementara itu, banjir juga melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, salah satunya kawasan Tabiang Banda Gadang, Nanggalo, Kota Padang.
Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan personel untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.