KLIKREAD- Pasca-Tragedi Kanjuruhan terhitung ada 754 orang yang menjadi korban. Sebanyak 596 orang luka ringan dan sedang serta 26 lainnya luka berat.
Mengingat banyak di antara korban yang selamat mengalami trauma, Tim Biddokes Polda Jatim melakukan upaya pemantauan dan pemeriksaan kesehatan terhadap korban Tragedi Kanjuruhan, termasuk korban yang tinggal di luar wilayah Malang Raya.
Di antaranya, korban Kanjuruhan yang tinggal di Blitar, Jawa Timur. Pemantauan dan pemeriksaan melibatkan Tim Medis dari RS Bhayangkara Kediri yang dipimpin Kompol Ida Z, Kaur Yanwat RS Bhayangkara Kediri, dan sejumlah anggota dari polsek setempat.
Baca Juga: Lagi-lagi Xiaomi Rilis HP Smartphone Rp1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Detail Harga Redmi A1 Plus
Tim Biddokes Polda Jatim melakukan self healing kepada 3 warga Talun-Blitar yang menjadi korban selamat dalam Tragedi Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober lalu.
Ketiga korban selamat yang teridentifikasi bernama Ryan Dwi 22 tahun (warga Dawuhan, Kademangan, Blitar), Rieky Febrianto 25 tahun (warga Talun, Blitar), dan Djarot Alfan 19 tahun (warga Talun, Blitar) menerima layanan self healing Trauma dari Tim Medis RS Bhayangkara Kediri.
Salah satu dari ketiga korban tersebut, atas nama Djarot Alfan dinilai perlu mendapat perhatian khusus karena mengalami depresi pasca-Tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga: Motor Listrik ala Skutik Vespa Dibanderol Harga Rp10 Jutaan, Cek Spesifikasi Uwinfly T3!
Sementara, atas nama Ryan Dwi yang mengalami nyeri pada bagian tangan kanan dan kiri mendapat pemeriksaan medis di tempat.
Menurut Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr Erwinn Zainul Hakim MARS MHKes, Tim Biddokes Polda Jatim melalui Tim Medis 10 RS Bhayangkara di Jawa Timur akan tetap memantau dan memeriksa kondisi kesehatan korban Tragedi Kanjuruhan, baik yang tinggal di Malang Raya, maupun luar Malang Raya.
“Kita akan pantau kesehatan seluruh korban Tragedi Kanjuruhan yang ada di Jawa Timur. Seluruh korban akan kita berikan Kartu Bhayangkara Prioritas untuk Layanan Kesehatan yang bisa dilakukan di 10 RS Bhayangkara di JawaTimur,” tegas Erwinn seperti dilansir PMJ News.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan dan self healing, dalam kegiatan yang dilakukan pada Senin 17 Oktober 2022 siang itu, Tim Biddokes Polda Jatim melalui Tim Medis RS Bhayangkara Kediri juga memberikan tali asih serta Kartu Bhayangkara Prioritas.
Artikel Terkait
Ketua TGIPF: Kapolri Diminta Presiden Untuk Terus Lakukan Penyelidikan Dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
Rangkuman Lengkap Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang Yang Diberikan Kepada Presiden Jokowi
Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang Bagi PSSI, Disarankan Segera Laksanakan Kongres Luar Biasa PSSI
Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang Buat Polri, Lanjutkan Penyelidikan dan Jangan Pakai Gas Air Mata
Ketum PSSI Iwan Bule Selasa 18 Oktober Akan Diperiksa Polri Terkait Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang