Kemenhaj RI Sebut Siskohat Telah Terintegrasi dengan Platform Nusuk Milik Pemerintah Arab Saudi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 17 Februari 2026 | 19:29 WIB
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenhaj RI, Farosa. (foto:himpuh.or.id)
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemenhaj RI, Farosa. (foto:himpuh.or.id)

Pada Januari 2026, sistem Siskohat dan Platform Nusuk dinyatakan telah terhubung secara aman dan siap beroperasi secara andal.

Dalam pelaksanaannya, integrasi ini juga didukung oleh Ali Sadikin selaku penanggung jawab teknis yang berperan dalam pengembangan, pengujian, serta memastikan stabilitas koneksi dan kelancaran pertukaran data sesuai standar keamanan layanan digital.

Farosa menegaskan, pengembangan sistem dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan data dan keamanan siber nasional.

“Pengamanan sistem dilakukan dengan memastikan data hanya dapat diakses oleh pihak berwenang, terlindungi selama proses pengiriman, serta tercatat secara akuntabel dalam sistem.

Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan keandalan data jemaah,” ujarnya.

Baca Juga: 7 Koper Berisi Barang Berharga Milik Wisatawan Thailand Raib Digasak Maling di dalam Mobil

Saat ini, integrasi SISKOHAT–Nusuk telah diimplementasikan untuk mendukung proses pemvisaan jemaah haji.

Pertukaran data dilakukan secara otomatis melalui sistem terintegrasi sehingga mempercepat alur layanan dan meningkatkan konsistensi data.

“Dengan implementasi integrasi ini, proses pemvisaan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terukur karena data jemaah dikirim langsung dari sistem Siskohat ke Nusuk tanpa melalui proses manual,” tegasnya.

Ke depan, Kemenhaj RI akan terus mengembangkan integrasi tersebut untuk mendukung pengelompokan dan pemaketan jemaah, persiapan kedatangan dan penerimaan di Arab Saudi, proses kepulangan, pengelolaan kontrak layanan, hingga layanan umrah.

Baca Juga: Akibat Hujan Deras dan Luapan Sungai, 34 Desa dari 9 Kecamatan di Kabupaten Grobogan Terendam Banjir

“Integrasi ini menjadi fondasi pengembangan layanan digital haji ke depan.

Kami akan terus memperluas cakupan integrasi agar seluruh tahapan layanan jemaah terhubung dalam satu ekosistem data yang andal dan berkelanjutan,” pungkas Farosa.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X