KLIKREAD.COM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia harus mempersiapkan secara matang dan komprehensif rencana pengiriman pasukan TNI ke Jalur Gaza.
Menurutnya, berbagai aspek teknis dan strategis harus diperhitungkan secara cermat.
"Pemerintah harus memastikan kesiapan secara menyeluruh.
Mulai dari pemilihan personel TNI yang akan ditugaskan, skema pengiriman, pola penempatan pasukan di Gaza.
Hingga perumusan tugas yang jelas selama berada di wilayah konflik," ujar Deng Ical, Kamis 12 Februari 2026.
Seperti diberitakan sebelunya, Pemerintah Indonesia akan mengirim pasukan TNI ke Jalur Gaza sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).
Pasukan ISF tersebut menjadi bagian dari upaya Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam rangka penyelesaian konflik di Jalur Gaza.
Baca Juga: Prabowo ke APINDO: Industri Harus Beri Manfaat bagi Rakyat dan Buka Lapangan Kerja Seluas-luasnya
Deng Ical juga mengingatkan bahwa kondisi keamanan di Jalur Gaza hingga saat ini masih sangat rawan dan membahayakan.
Karena itu, pemerintah diminta untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait pengiriman pasukan.
"Situasi di Gaza belum sepenuhnya aman. Ancaman terhadap keselamatan prajurit sangat nyata.
Karena itu, kehati-hatian harus menjadi prinsip utama dalam kebijakan ini," jelasnya.
Legislator PKB itu juga menekankan bahwa pengiriman pasukan TNI harus benar-benar berorientasi pada upaya mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di Gaza dan Palestina secara umum.
Artikel Terkait
Merdeka Institute dan JMSI Bersinergi Tingkatkan SDM Media
Mantan Penyidik KPK Sebut Hakim Terjaring OTT Jika Terbukti Bersalah harus Dihukum Lebih Berat
Kemenhub Siapkan 50 Ribu Tiket Mudik Gratis Lebaran 2026 Moda Transportasi Bus
Gubernur DKI Jakarta Berharap Konser BTS Bisa Digelar di JIS
Menkes Ajak Pekerja Lakukan Rutin Cek Kesehatan Melalui Program CKG
Sukseskan Program Wajib Belajar 13 Tahun, Kemendikdasmen Siap Bangun 1 TK dalam 1 Desa
Usai Disanksi Nonaktif, Eko Patrio Kembali Ikuti Rapat di DPR RI
Dinilai Bakal Meringankan, Roy Suryo Cs akan Hadirkan Bonatua Silalahi di Kasus Ijazah Jokowi
Prabowo ke APINDO: Industri Harus Beri Manfaat bagi Rakyat dan Buka Lapangan Kerja Seluas-luasnya
Kubu Roy Suryo Cs Hadirkan Tiga Ahli Terkait Kasus Ijazah Mantan Presiden Joko Widodo