Tidak ada gunanya merancang mitigasi apa pun jika lingkungan dan keselamatan jiwa tetap diabaikan,” ujarnya.
Baca Juga: Suplai Kebutuhan Bahan Pokok untuk Kota Batam, Pemko Batam Jalin Kerjasama Pemkab Malang
Seraya Dwikorita menutup pernyataannya dengan menyerukan agar seluruh pihak segera bertindak secara sinergis dan gotong royong.
Sebelum curah hujan ekstrem dan kondisi atmosfer yang labil memperburuk risiko di wilayah-wilayah rawan dan rentan bahaya hidrometeorologi.***
Artikel Terkait
Wapres Gibran Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Sumatera Naik Motor Trail Diboceng Pspampres
Jika Ada Aset Mencurigakan, KPK akan Usut LHKPN Ridwan Kamil
Gelar FGD di IKN , BP Batam Bersama OIKN Bahas Perencanaan Infrastruktur Modern dan Berkelanjutan
Periode Kepimpinan Amsakar-Li Cluadia Dinilai Kemudahan Perizinan Terbaik Sepanjang Sejarah
Banyak Bekas Tambang Ditinggal Tanpa Reboisasi, WALHI Ungkap Perusahaan Justru Tanam Sawit: Itu Keuntungannya Dinikmati Siapa?
WALHI Sebut 90 Persen Daerah Aliran Sungai di Aceh Rusak karena Maraknya Pertambangan Ilegal
Menkeu Purbaya Pastikan Banjir Sumatera Tak Ganggu Ekonomi, Pertumbuhan Tetap di Atas 5,5 Persen
Banjir dan Longsor di Sumatera, ESDM Jamin Evaluasi hingga Sanksi Tegas Pencabutan 23 Izin Penambangan
Pulihkan Kehidupan Warga Terdampak Bencana, Pemerintah Persiapkan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Prabowo Perintahkan Tambahan Anggaran Jika Perlu, TNI–Polri Dibackup Penuh Tangani Bencana