KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah juga memastikan kesiapan pembiayaan untuk penanganan bencana, termasuk pemulihan fasilitas umum dan infrastruktur yang terdampak.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan wartawan pada Kamis, 5 Desember 2025.
Baca Juga: WALHI Sebut 90 Persen Daerah Aliran Sungai di Aceh Rusak karena Maraknya Pertambangan Ilegal
Ia menjelaskan bahwa pemerintah sudah menyiapkan tambahan dana untuk penanganan bencana.
Namun penggunaannya akan menyesuaikan pengajuan anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menurutnya, kebutuhan pembiayaan bencana selalu diantisipasi dalam struktur anggaran negara, termasuk melalui cadangan yang dikelola BNPB.
Karena itu, pemerintah tidak melihat adanya risiko serius terhadap stabilitas ekonomi maupun ruang fiskal.
Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan Tetap Kuat
Purbaya menekankan bahwa aktivitas ekonomi nasional masih berada pada jalur positif, meskipun beberapa wilayah terdampak bencana harus melakukan pemulihan dalam beberapa waktu ke depan.
Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tetap akan berada di atas angka 5 persen, seiring dengan pergerakan sektor-sektor strategis dan belanja pemulihan infrastruktur.
Baca Juga: Periode Kepimpinan Amsakar-Li Cluadia Dinilai Kemudahan Perizinan Terbaik Sepanjang Sejarah
"Saya pikir sih di atas 5 masih akan di atas 5,5 persen," tutur Purbaya.
Artikel Terkait
Walikota Tanjungpinang Sampaikan Usulan 3 Poin Strategis di Rakornas Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
Guna Percepatan Pembangunan, Pemprov Kepri Berharap RUU Daerah Kepulauan Segera Disahkan DPR RI
Pemko Batam Terima Hibah 150 Unit Penerangan Jalan Tenaga Surya Senilai Rp2,3 Miliar dari Kementerian ESDM
Presiden RI Prabowo Subianto Minta Bahas Rencana Amandemen UUD 1945 Jangan Terburu-buru
Wapres Gibran Kunjungi Warga Terdampak Banjir di Sumatera Naik Motor Trail Diboceng Pspampres
Jika Ada Aset Mencurigakan, KPK akan Usut LHKPN Ridwan Kamil
Gelar FGD di IKN , BP Batam Bersama OIKN Bahas Perencanaan Infrastruktur Modern dan Berkelanjutan
Periode Kepimpinan Amsakar-Li Cluadia Dinilai Kemudahan Perizinan Terbaik Sepanjang Sejarah
Banyak Bekas Tambang Ditinggal Tanpa Reboisasi, WALHI Ungkap Perusahaan Justru Tanam Sawit: Itu Keuntungannya Dinikmati Siapa?
WALHI Sebut 90 Persen Daerah Aliran Sungai di Aceh Rusak karena Maraknya Pertambangan Ilegal