KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan sekitar 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi bermain judi online sudah dicoret.
"Salah satunya, kita koordinasi dengan PPATK.
Ketemu lah 600 ribu lebih penerima bansos yang dari Kementerian Sosial itu ditengarai ikut bermain judol.
Baca Juga: Hasan Nasbi Kritik Menkeu Diminta Berhenti Kritik Pejabat Lain
600 ribu itu kita coret semua, yang memang terbukti dan setelah dilakukan pendalaman memang ternyata benar adanya, maka kita coret penerima bansos," ujar Ipul di Jakarta Pusat, Selasa 28 Oktober 2025.
Ipul menyatakan bagi masyarakat yang memang sangat dibutuhkan, diberi kesempatan kedua.
Ia menyebut masyarakat bisa menghubungi RT-RW hingga dinas setempat agar bisa mendapat lagi bansos.
Baca Juga: Terbukti Bersalah, Artis Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
"Bagi mereka yang memang sangat membutuhkan, itu bisa melakukan reaktivasi.
Dengan cara menghubungi RT, RW, kelurahan atau dinsos setempat atau lewat aplikasi yang kita siapkan.
Jadi bagi yang sangat-sangat membutuhkan kita beri kesempatan kedua," katanya.
Baca Juga: Tahun 2026, DKI Jakarta Bakal Tambah Lagi Sekolah Swasta Gratis Hingga 100 Sekolah
Ipul mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan untuk memperluas jangkauan penerima bansos.
Menurutnya, Prabowo memerintahkan membuat data tunggal sosial ekonomi.
"Berdasarkan instruksi Presiden, kita mulai kerja dengan data yang benar.
Artikel Terkait
Jokowi Klarifikasi, Kereta Cepat Whoosh Bukan Proyek Rugi
KPK Masih Selidiki Terkait Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh
Ketum PAN Apresiasi Kiprah Presiden Prabowo di Forum Internasional
Kementerian ATR BPN: Tanah dan Ruang Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Rakyat
Jelang Sidang Vonis di PN Jaksel, Artis Nikita Mirzani: Happy
Akhirnya Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan Penyitaan Aset Terkait Kasus Dugaan Korupsi Timah Harvey Moeis
KPK Telah Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh sejak Awal Tahun
Tahun 2026, DKI Jakarta Bakal Tambah Lagi Sekolah Swasta Gratis Hingga 100 Sekolah
Terbukti Bersalah, Artis Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
Hasan Nasbi Kritik Menkeu Diminta Berhenti Kritik Pejabat Lain